Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PKS Tebar 1,5 Juta Paket Kurban
Salim Segaf: Ibadah Kurban Sarat Dengan Nilai-Nilai Kebangsaan
Selasa, 12 Juli 2022 17:10 WIB
Sebelumnya
Kedua, perintah berkurban ini adalah manifestasi dari kecerdasan emosional dan spiritual manusia. Kerelaan berbagi itu butuh kecerdasan sekaligus menunjukkan kualitas tertinggi seorang manusia di hadapan Allah dan sesamanya.
Ketiga, masyarakat yang siap berkurban maka siap bela negara. Kalau berkurban ternak saja untuk dibagikan kepada warga mereka siap, apalagi berkurban untuk negara dan bangsanya. Ini bagian dari wawasan kebangsaan untuk membela Tanah Air.
Keempat, berkurban punya multiplier effect secara ekonomi. Pemerintah semestinya tidak perlu impor daging. Belajar dari kurban, ada masyarakat yang menyediakan ternak atau menjadi peternak.
Baca juga : Bamsoet Dorong Perusahaan Pers Suarakan Narasi Kebangsaan
Ada penjual, bahkan ada yang sekadar dititipi ternak untuk penggemukan. Ini semua bisa menghasilkan bukan hanya ketahanan tapi kedaulatan pangan.
Kelima, kurban mengandung pesan kolaborasi yang kuat. Bangsa besar ini hanya bisa maju dengan semangat kolaborasi dan kerja sama.
Tidak mungkin bangsa ini dibangun hanya satu kelompok, hanya satu partai. Kerja sama adalah kunci untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.
Baca juga : Kepala BPIP Dorong Dunia Kedokteran Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila
Keenam, kurban membawa pesan bagi pemimpin. Belajar dari Nabiyullah Ibrahim beliau mendahulukan cintanya kepada Allah dari dirinya dan anaknya.
Pemimpin harus demikian, dahulukan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadi dan keluarga. Trust akan muncul kepada pemimpin yang mendahulukan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, keluarga, bahkan kelompok dan partainya.
Ketujuh, suri teladan itu sangat penting, terutama dari para pemimpin dan elit negeri ini.
Baca juga : Semua Ancaman Dapat Dicegah Kalau Kita Gandengan Tangan
"Di tengah banyak kesulitan rakyat, jangan sampai ada moral hazard, jangan korupsi, jangan menyelewengkan bantuan sosial. Sebaliknya wujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Kikis egoisme, nafsu pribadi yang berlebihan. Munculkan kejujuran dan transparansi," tandas Salim. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya