Dark/Light Mode

PSI Pasang 9 Nama Capres Di Rembuk Rakyat, Tak Ada Nama Anies Dan Prabowo

Kamis, 28 Juli 2022 19:17 WIB
Ketua Umum PSI Giring Ganesha (Foto: Instagram)
Ketua Umum PSI Giring Ganesha (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hingga saat ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belum menetapkan calon presiden untuk Pemilihan Presiden 2024. Masih menunggu Rembuk Rakyat, yang berakhir pada November 2022.

“Kami di PSI tetap tegak lurus menjalankan amanat partai, termasuk penentuan capres 2024 dalam Rembuk Rakyat,” kata Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha, dalam keterangan tertulis, Kamis (28/7).

Dalam Rembuk Rakyat PSI, ada sembilan nama yang dianggap ideal sebagai penerus Jokowi. Mereka adalah Emil Dardak, Erick Thohir, Ganjar Pranowo, Mahfud MD, Muhammad Andika Perkasa, Mochamad Ridwan Kamil, Muhammad Tito Karnavian, Najwa Shihab, dan Sri Mulyani Indrawati.

Baca juga : Capresnya Jangan Muka Lama Dong, Bosan Ah...

Tak ada nama Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

“PSI yakin, sembilan sosok tersebut adalah kader-kader bangsa yang dianggap mampu melanjutkan politik kesejahteraan, politik bersih, dan politik keterbukaan,” ujar Giring.

Sembilan nama tersebut diperoleh setelah para pengurus dan kader PSI menemui para tokoh muda, guru, akademisi, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, dan orang-orang yang dianggap mewakili rakyat.

Baca juga : Harga Beras Di Indonesia Terendah Ke 14 Dari 79 Negara

Semuanya, bukan kader PSI. Tapi, sekarang dan nanti, PSI selalu siap jika salah satu kadernya diminta mengabdi dalam posisi lain di pemerintahan.

“Kami memiliki banyak kader muda potensial, berbakat, serta berprestasi yang siap memenuhi panggilan tugas negara. Tentunya dengan kualifikasi mengikuti tantangan, yang saat ini dihadapi presiden,” papar Giring.

"Sebagai contoh, penunjukan Bro Raja Juli Antoni selaku Wakil Menteri ATR/BPN, kami pandang sangat tepat sebagai pasangan Pak Hadi Tjahjanto untuk memenuhi penugasan Presiden Jokowi, terkait reformasi agraria dan maraknya mafia tanah yang saat ini terjadi di masyarakat," tutup mantan vokalis grup band Nidji itu. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.