Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hari ini bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Airlangga mengungkapkan, pertemuan itu merupakan balasan atas kunjungan Golkar ke NasDem, tahun lalu.
Kedatangan Surya Paloh, juga menjadi yang pertama selepas pandemi Covid-19.
"Pertama tentu terkait dengan posisi dari partai Golkar dan nasdem. Kedua silaturahmi kan berkelanjutan Partai NasDem tentu sebagian besar juga alumni partai Golkar," ujar Airlangga, di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Rabu (1/2).
Baca juga : Sambut Surya Paloh Cs, Airlangga Pakai Batik Kuning Bunga-Bunga
Apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut? Airlangga mengakui, pertemuan membahas soal koalisi.
"Ya, nanti kita bahas," tuturnya.
Surya Paloh tiba di DPP Partai Golkar pada pukul 11.14 WIB, didampingi Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate dan Wakil Ketua DPR dari NasDem Rachmat Gobel.
Baca juga : NasDem: Kan Golkar Juga Pernah Ke Gondangdia
Rombongan NasDem disambut langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Selain Airlangga terlihat juga Waketum Golkar Hetifah, Sekjen Golkar Lodewijk Paulus dan jajaran DPP lainnya. Seperti, Waketum Meutya Hafid, hingga Bendahara Umum Dito Ganinduto.
Meski sesama partai koalisi pemerintah, NasDem dan Golkar kini telah membentuk poros koalisi mereka masing-masing. Golkar dulu membentuk Koalisi Indonesia Bersatu dengan PAN dan PPP.
Sedangkan NasDem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres. Mereka tengah menjajaki komunikasi serius dengan PKS dan Demokrat.
Baca juga : Elektabilitas Golkar Meroket, Airlangga Berpeluang Besar Nyapres
Sementara Surya Paloh menjelaskan alasan NasDem yang lebih dulu mendatangi Partai Golkar lebih dulu daripada ke markas rekan calon koalisinya, yakni Demokrat dan PKS.
"Kenapa Golkar? Sebab prioritas bagi NasDem. Ada suatu romantisme, suatu perjalanan saya pribadi. Modal kebersamaan catatan sejarah," ucap Surya Paloh. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya