Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jaga Pemilu
Paloh Yakin, Pemerintah Bisa Jadi Wasit Yang Adil
Rabu, 22 Februari 2023 18:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menegaskan, pihaknya tidak memiliki sedikit pun perbedaan dengan Partai Demokrat.
Hal ini disampaikan Paloh, setelah empat jam diskusi dengan Bos Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Pusat Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (22/2).
"NasDem dengan Demokrat mempunyai kesepakatan dan kesepahaman pandangan yang sama, demi kemajuan Bangsa Indonesia ke depan," kata Paloh dalam Jumpa Pers Bersama AHY.
Baca juga : Partai Garuda Yakin, Pemerintah Bisa Segera Berantas KKB
“Semua didasari oleh niat baik dari kedua institusi partai politik, untuk memberikan kontribusi yang optimal, bagi kepentingan serta kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” imbuhnya.
Paloh memaparkan, pihaknya masih memiliki optimisme yang kokoh dan kuat soal Pemilu 2024. Dia yakin, Pilpres dan Pileg akan datang dalam suasana yang lebih bersahabat, tidak mencekam, dan tidak menimbulkan ekses terhadap stabilitas negeri.
“Pilihan boleh berbeda tapi cinta, sayang, komit kepada persatuan tetaplah di atas semua itu. Inilah harapan kami,” tuturnya.
Baca juga : Jangkau Pemilih Muda, Golkar Genjot Penggunaan Medsos
Menurutny, NasDem dan Demokrat memiliki keyakinan yang sama, bahwa pemerintah dapat berlaku adil. Menjadi wasit yang akan memerankan fungsi pemerintahan, untuk menjaga jalannya Pemilu yang jujur dan berkeadilan.
Selain itu, kedua partai juga komitmen mengawal persatuan bangsa Indonesia.
NasDem dan Demokrat sepakat, tidak akan membuka pintu bagi kelompok-kelompok yang ingin merusak persatuan anak bangsa.
Baca juga : Pemerintah Siapkan Jurus Tekan Inflasi
“Insya Allah, kita tidak memberikan tempat pada siapa pun yang mencoba merusak suasana kebatinan dan semangat persatuan. Memberikan timbulnya semangat reaksionis pikiran-pikiran radikalisme yang merusak persatuan, dan yang mengorbankan persatuan demi kepentingan kelompok semata-mata,” tandas Paloh. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya