Dark/Light Mode

Belum Deklarasi Resmi Usung Anies

Demokrat Kayanya Masih Hitung-hitungan Cawapres

Minggu, 26 Februari 2023 06:45 WIB
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) membisikkan sesuatu kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) saat memberikan keterangan pers bersama usai melaksanakan pertemuan di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (22/02/2023). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp).
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) membisikkan sesuatu kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) saat memberikan keterangan pers bersama usai melaksanakan pertemuan di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Rabu (22/02/2023). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp).

 Sebelumnya 
“Partai Demokrat belum secara resmi deklarasi Anies sebagai bacapres karena posisi wapres Anies belum jelas. Partai Demokrat tidak mau rugi,” kata @Sarina.

Akun @Bagus_Hidayat menduga-duga alasan Partai Demokrat tidak mau de­klarasi formal mendukung Anies sebagai bacapres 2024. Kata dia, jika ternyata nanti bukan AHY yang dicawapreskan oleh Koalisi Perubahan, maka Partai Demokrat bisa balik badan.

“Negosiasi antara Partai Demokrat dan PKS bakal sangat alot,” katanya. “AHY sepertinya ngebet dan kebelet pengen jadi cawapresnya Anies Baswedan,” ucap @Bejo_Sukirman.

Baca juga : Berkat Ganjar, Siti Rosidah Senang Anak Keduanya Lepas Dari Stunting

Akun @Adams mengenang peristiwa Pilpres 2024. Kala itu, kata dia, Prabowo ditinggal Partai Demokrat karena AHY gagal menjadi cawapres. Prabowo lebih memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres, meski akhirnya kalah dengan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Partai Demokrat sepertinya setengah hati mengusung Anies Baswedan. Sebab, tujuannya hanya untuk ngumpulin suara syarat presidential threshold (PT),” ujar @Syarief_Maulana.

Akun @Yoyo_Bleyo menyindir bahwa di internal Partai Demokrat tidak ada musyawarah. Yang penting, kata dia, SBY dan AHY setuju; selesai. Dia menyebut, sudah ada keputusan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat saja masih bisa berubah karena SBY dan AHY tidak setuju.

Baca juga : Partai Gelora Deklarasikan Anis Matta-Fahri Hamzah Capres-Cawapres

“Partai Demokrat dan tokohnya dari dulu selalu mengandalkan strategi politik “melo drama” atau playing victim,” ka­ta @Hidayat.

Akun @Layarqu_chanel menyarankan Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Demokrat, PKS dan NasDem untuk deklarasi bersama mengusung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024. “Gitu saja kok repot seperti anak kecil saja,” kata dia.

Akun @Baskara_hendri meminta Partai Demokrat harus tegas dalam mengusung Anies sebagai bacapres. Dia bilang, jangan sampai Koalisi Perubahan bubar di tengah jalan.

Baca juga : Awas, Anies Terancam Kehilangan Momentum

Seharusnya, saran @Dwi_Isfandi, AHY punya nyali mencalonkan diri men­jadi presiden. Dengan begitu, kata dia, capres Demokrat menjadi maskot capres termuda. Termasuk bisa bikin program bagus-bagus untuk mencari dukungan kaum milenial.

“Bila AHY tidak menjadi wakil Anies, pendanaan Anies akan semakin berat kar­ena membutuhkan biaya politik tinggi,” ujar @Chaplin. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.