Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
"PDIP kan memiliki kesejarahan yang panjang dengan PKB. Bahkan selama dua periode pemerintahan Presiden Jokowi kami membangun kerja sama politik yang baik. Karena itulah secara intens kami bertemu dengan PKB," pungkas Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, kemarin.
Soal rencana pertemuan Imin dan Mega diungkap oleh Hasto. Dia mengungkapkan, selama ini PDIP berkomunikasi secara intensif dengan Golkar, PKB, hingga Gerindra.
Baca juga : Lomba Berkonten Ria Bersama IndiHome, Ini Nama Pemenangnya
Ia juga mengaku sudah bertemu dengan Imin dan Airlangga Hartarto. "Kami juga akan atur pertemuan secara tertutup terlebih dahulu dengan Ibu Megawati terlebih dahulu," imbuh Hasto, Sabtu (10/6).
Pemilih PKB Ke Prabowo
Baca juga : Perjalanan Pertamina Mencari Energi Hingga Ke Gurun Sahara
Berdasarkan survei teranyar dari Indonesia Political Opinion (IPO), pemilih PKB lebih condong memilih Prabowo sebagai capres. "Sebanyak 43,8 persen pemilih PKB lebih memilih Prabowo ketimbang kandidat presiden lainnya," kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah pada acara rilis survei dan diskusi media bertemakan 'Peta Elektoral Koalisi Partai & Capres-Cawapres Jelang Pemilu 2024' di Hotel Tamarin, Menteng, Jakarta, kemarin.
Dalam survei yang dilakukan pada rentang periode 5-13 Juni 2023 dengan metode wawancara ke 1.200 responden itu juga menyebutkan 25,3 persen pemilih PKB memilih kandidat yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan. Sementara 23,1 persen pemilih PKB memilih Ganjar Pranowo. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya