Dark/Light Mode

Setia Berkoalisi Dengan Gerindra

Imin Menunggu Dipanggil Mega

Sabtu, 17 Juni 2023 08:00 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) menyampaikan keterangan pers di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (15/6/2023). (Foto: Antara)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) menyampaikan keterangan pers di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (15/6/2023). (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
"PDIP kan memiliki kesejarahan yang panjang dengan PKB. Bahkan selama dua periode pemerintahan Presiden Jokowi kami membangun kerja sama politik yang baik. Karena itulah secara intens kami bertemu dengan PKB," pungkas Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, kemarin.

Soal rencana pertemuan Imin dan Mega diungkap oleh Hasto. Dia mengungkapkan, selama ini PDIP berkomunikasi secara intensif dengan Golkar, PKB, hingga Gerindra.

Baca juga : Lomba Berkonten Ria Bersama IndiHome, Ini Nama Pemenangnya

Ia juga mengaku sudah bertemu dengan Imin dan Airlangga Hartarto. "Kami juga akan atur pertemuan secara tertutup terlebih dahulu dengan Ibu Megawati terlebih dahulu," imbuh Hasto, Sabtu (10/6).

Pemilih PKB Ke Prabowo

Baca juga : Perjalanan Pertamina Mencari Energi Hingga Ke Gurun Sahara

Berdasarkan survei teranyar dari Indonesia Political Opinion (IPO), pemilih PKB lebih condong memilih Prabowo sebagai capres. "Sebanyak 43,8 persen pemilih PKB lebih me­milih Prabowo ketimbang kandidat presiden lainnya," kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah pada acara rilis survei dan diskusi media bertemakan 'Peta Elektoral Koalisi Partai & Capres-Cawapres Jelang Pemilu 2024' di Hotel Tama­rin, Menteng, Jakarta, kemarin.

Dalam survei yang dilakukan pada rentang periode 5-13 Juni 2023 dengan metode wawancara ke 1.200 responden itu juga menyebutkan 25,3 persen pemilih PKB memilih kandidat yang diusung Koalisi Pe­rubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan. Sementara 23,1 persen pemilih PKB memilih Ganjar Pranowo. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.