Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Grace Natalie Tantang Face To Face Penuduh PSI Kaki Tangan Tommy Soeharto
Selasa, 15 Agustus 2023 18:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie membuka tantangan terbuka kepada Anton DH Nugrahanto. Alasannya karena Anton menuliskan naskah yang mengatakan PSI berada di bawah komando dan pimpinan Tommy Soeharto.
Grace menilai, apa yang disampaikan oleh Anton DH Nugrahanto merupakan fitnah kepada PSI.
“Terus dia bilang penguasaan komando PSI sekarang ada di tangan Tommy Soeharto? Apa coba? Karena yang difitnah itu adalah saya, maka saya mau mengajukan proposal tantangan buat Anton DH Nugrahanto,” kata Grace dalam video yang diunggah di akun Instagramnya.
Baca juga : Tragedi Kudatuli Belum Tuntas, Hasto Sebut Pelanggaran HAM Berat
Grace menantang Anton DH Nugrahanto untuk bertemu langsung. Tujuannya untuk meminta penjelasan terkait pernyataannya yang menuding PSI berada di bawah komando Tommy Soeharto.
“Yuk kita ketemu. face to face, tempatnya di mana mas Anton yang pilih, mau di podcast mana pun saya pasti dateng, pilih aja. Saya mau minta mas Anton untuk membuktikan cukup satu aja mas buktikan bahwa PSI berada dibawah komando arahan penguasaan Tommy Soeharto,” ujarnya.
Grace berjanji akan mundur dari dunia politik jika Anton DH Nugrahanto mampu membuktikan PSI berada di bawah kendali Tommy Soeharto.
Baca juga : Cuaca Tidak Menentu, Bentengi Tubuh Anak Dengan Sistem Imun Agar Kuat
“Kalau mas bisa buktikan, maka detik itu juga, saya akan mundur dari perpolitikan Indonesia. Mas Anton enggak akan dengar apa-apa lagi dari saya. Ini tawaran bagus banget nih mas. Kapan lagi Mas Anton bisa mempermalukan PSI di depan publik,” jelasnya.
“Tapi kalau anda enggak bisa membutkikan Mas Anton, saya enggak minta apa-apa. Saya cuma minta anda minta maaf, enggak ke saya. Saya sih udah biasa mas sama fitnah fitnah, bahkan sebelum Mas Anton memfitnah, saya udah maafin Mas Anton. Saya tuh cuman mau Mas Anton minta maaf ke orang-orang yang sudah membaca tulisannya Mas Anton,” tambah Grace.
Grace menilai, tulisan Anton DH Nugrahanto mencederai intelektualitas politik di Indonesia. Maka dia memberikan ruang kepada Anton DH Nugrahanto agar menjelaskan tudingannya kepada PSI.
Baca juga : Gerakan Passeddingeng Ganjar Gelar Pelatihan Kerajinan Tangan Bagi Warga Bone
“Dan kalau Mas Anton milih untuk “lari” enggak mau merespons video ini maka publik akan tahu bahwa ternyata Indonesia kita ini ada ya politisi yang selevel serendah itu. level anton lah untuk menggambarkan politisi yang udah jahat, pengecut pula,” bebernya.
“Anda enggak mau kan julukan politisi jahat dan pengecut itu melekat ke diri Mas Anton seumur hidup. Saya akui saya punya banyak kekurangan, paling tidak saya tidak pernah dididik untuk menjadi penakut dan pengecut,” tutup Grace.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya