Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Alasan Tak Direstui Rakyat NTT, Viktor Laiskodat Batal Jadi Menteri Jokowi
Senin, 21 Oktober 2019 16:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, mundur sebagai calon menteri kabinet Jilid II pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Nasdem, partai yang menaungi Viktor, beralasan, kadernya mundur dari pencalonan sebagai menteri setelah mendengar aspirasi masyarakat NTT.
"Reaksi masyarakat NTT terlalu keras, tidak mengizinkan," ungkap Bendum DPP Nasdem, Ahmad Ali, kepada wartawan, Senin (21/10).
Baca juga : Nggak Ketemu Presiden Jokowi, Tetty Batal Jadi Menteri
Kabar mundurnya Viktor itu, menurut Ahmad, sudah disampaikan kepada Presiden Jokowi. Presiden menyatakan memahami alasan itu. Viktor sebelumnya digadang-gadang akan menduduki kursi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dia juga disebut sudah berpamitan pada warga NTT.
Viktor pun tak akan muncul di Istana. Sejauh ini, sudah hadir antara lain eks ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, bos Gojek Nadiem Makarim, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu, Wishnutama, Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Pratikno, Fadjroel Rahman, dan Nico Harjanto.
Baca juga : PM Scott Morrison Bakal Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma`ruf
Hadir pula Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Tapi dia mengaku hanya membicarakan soal keamanan. Dari nama-nama itu, Tetty sudah dipastikan batal jadi menteri lantaran tak bertemu Presiden Jokowi. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya