Dark/Light Mode

Rahasia Pendidikan ala Sudaryono: Guru Ikhlas Hasilkan Anak Bangsa Berkualitas

Minggu, 19 Mei 2024 20:32 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono diundang sebagai pembicara acara seminar pendidikan yang diselenggarakan oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di Gedung Riptaloka Kawasan Kantor Bupati Grobogan, Minggu (19/5/2024).

Sudaryono yang diundang dalam kapasitasnya sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan, terdapat sejumlah faktor penentu yang membuat dunia pendidikan di Indonesia semakin baik.

"Antara lain karena guru dalam mendidik siswa-siswa bekerja dengan ikhlas. Untuk anak-anak desa, kebanyakan mereka tidak tahu akan jadi apa nanti setelah dewasa," kata Sudaryono, di Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (19/5/2024).

Sudaryono pun menceritakan pengalamannya semasa masih mengenyam pendidikan di SMP Negeri 2 Toroh, Grobogan.

Pada saat sekolah, ia yang merupakan anak petani, tidak punya waktu luang untuk bermain seperti anak-anak yang lain.

"Dulu waktu SMP, pas hari Sabtu atau Minggu saya selalu diminta bantuin bertani pada hari Sabtu atau Minggu. Saya dalam hati bilang kapan saya mainnya pas libur sekolah diminta bantuin," kisah pria yang akrab disapa Mas Dar ini.

Baca juga : Pensiunan Guru Ini Happy, Bersama Mekaar Usahanya Berkembang

"Bahkan saya itu miteni (ambilin) ulat yang ada di pohon (kedelai dan jagung) yang ditanam orang tua saya. Ini tangan sampai keliatan hijau karena ulat," lanjutnya.

Hal itu, kata Sudaryono, dilakukan semata-mata untuk membantu meringankan pekerjaan orang tua.

“Mungkin orang tua saya mikir kalau nyuruh orang lain kan perlu uang untuk bayar. Makanya mereka minta saya,” ujarnya.

Sudaryono yang sadar berasal dari kalangan orang tidak mampu pun giat belajar.

Karena kepintarannya, bahkan Sudaryono dipanggil oleh Cahyono, yang saat itu menjadi Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Toroh.

Cahyono memberikan informasi kepada Sudaryono soal adanya beasiswa sekolah SMA di luar negeri.

Baca juga : SakuraLand Tawarkan Hunian Terjangkau, Berkualitas, dan Strategis

"Beliau yang menyarankan saya melanjutkan pendidikan ke SMA Taruna Nusantara di Magelang. 'Dar, nanti kalau sudah lulus lanjut ke sekolah Taruna Nusantara. Sekolah di sana tidak perlu mengeluarkan biaya, karena beasiswa,” tuturnya.

Mendapat informasi tersebut, Sudaryono pun mengadukan kepada orangtuanya di rumah.

Orangtuanya, kata dia, hanya menanggapi soal keperluannya seperti tempat tinggal, makan sampai pakaian, jika dapat beasiswa tersebut.

Hanya saja, setelah melalui berbagai diskusi akhirnya orangtuanya pun memberikan restu dan mendoakan dirinya bisa mendapatkan beasiswa tersebut.

“Di sini bapak saya bilang "jangan takut Dar, podo-podo mangan sega (sama-sama makan nasi),” ungkapnta. 

Mendapat restu orangtuanya, Sudaryono menguatkan niatnya untuk mengambil jalur beasiswa usai lulus SMP. Gayung bersambut, gurunya juga ikut mendukung dirinya untuk menempuh jalur beasiswa tersebut.

Baca juga : Pendidikan Anti-Intoleransi, Kekerasan & Bullying Lahirkan Insan Unggul Beradab

"Bayangkan, kalau saya tidak mendapat bimbingan dari guru, akan jadi apa saya sekarang ini. Mungkin saya sebagai anak desa akan tumbuh menjadi orang yang tidak punya cita-cita dan pandangan ke depan. Itulah kenapa keikhlasan guru dalam mendidik itu sangat penting," jelas Sudaryono.

Sebagai informasi, seminar nasional tentang pendidikan dihadiri ribuan guru se-Kabupaten Grobogan secara offline dan online.

Mereka datang mengikuti seminar itu sekaligus menyampaikan aspirasi tentang kendala-kendala para guru dalam mendidik siswa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.