Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menjawab tawaran Partai Gerindra untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM), mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Partai Bintang Sembilan ini mengaku sedang mempersiapkan solusi aspirasi rakyat, alias belanja masalah.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyambut baik hal ini, namun keputusan bergabung atau tidaknya PKB, diserahkan kepada pimpinan partainya.
Wakil Ketua Komisi III DPR ini meyakini, ajakan Dasco kepada PKB disambut baik. "Yang jelas Pak Dasco sudah menyampaikan ajakan, dan pimpinan PKB terlihat menyambut baik. Kalau orang dulu bilang itu namanya 'gayung bersambut', pertemuan kehendak baik kedua belah pihak," ujarnya, kemarin.
Baca juga : BIN Siap Bertransformasi Jadi World Class Intelligence
PKB sebelumnya menyambut ajakan bergabung kabinet Prabowo-Gibran. Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan pihaknya sedang melakukan belanja masalah dalam mengatasi berbagai masalah Pemerintahan ke depan.
“Yang jelas PKB hari ini menyambut baik sekaligus tentu apa sih yang bisa, kira-kira dilakukan PKB untuk pemerintahan ke depan lebih baik. Apa sih selaku parpol, PKB ini punya gagasan apa sih untuk meringankan tugas-tugas ke depan? Itu kan lebih penting," kata Gus Jazil, Selasa (30/7/2024).
Intinya, PKB belum menjawab tawaran Partai Gerindra untuk masuk ke Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, lantaran tidak mau menjadi beban Presiden Prabowo.
Baca juga : Anak Ketua Umum PPP Maju Pilwalkot Cilegon
“PKB tidak ingin menjadi beban, PKB ingin jadi bagian dari Pemerintah untuk mencari solusi-solusi," katanya.
PKB, katanya, jika masuk ke dalam Pemerintahan ingin berpartisipasi membawa solusi menjawab permasalahan bangsa. Caranya, dengan menampung seluruh aspirasi hingga membuat resep mengatasinya. "Ini semua di PKB dirumuskan, belanja masalah. Supaya ketika PKB masuk, ini meringankan bukan membebani,” katanya. PKB, menyambut baik berbagai ajakan bergabung dengan Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Wakil Ketua MPR ini merincikan, sejumlah aspirasi rakyat yang sedang ditampung dan dicarikan solusinya itu adalah persoalan kenaikan pajak yang membebani rakyat, hingga fenomena pinjaman online.
Baca juga : Rawan Kecelakaan, Perlunya Sosialisasi Aturan Sepeda Listrik Untuk Anak
"Karena tantangannya berat. Kita sedang juga, PKB menyusun list-list masalah yang akan dilakukan ke depan. Mulai dari pajak yang perlu ditingkatkan. Mulai juga utang yang perlu dikendalikan, termasuk juga kejadian-kejadian di masyarakat terkait pinjol-lah," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, bicara Indonesia membutuhkan persatuan. Dasco mengatakan menunggu PKB bergabung ke pemerintahan Prabowo Subianto.
"Saya hanya mengutip bang Paloh yang sudah sampaikan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan kita. Oleh karena itu ke depan PKB Gerindra, semua partai harus bersama-sama, dan karena tadi sudah dibilang karena kita adalah cinta lama, kami tunggu PKB dalam Pemerintahan bersama dengan kami," ujar Dasco, saat memberikan sambutan di harlah PKB, di JCC, Selasa (23/7/2024). Tidak hanya ke PKB, tawaran juga disampaikan kepada Partai NasDem.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya