Dark/Light Mode

Belum Respons Tawaran Gabung KIM

PKB Sedang Belanja Masalah

Kamis, 1 Agustus 2024 07:30 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menjawab tawaran Partai Gerindra untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM), mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Partai Bintang Sembilan ini mengaku sedang mempersiapkan solusi aspirasi rakyat, alias belanja masalah.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman me­nyambut baik hal ini, namun keputusan bergabung atau tida­knya PKB, diserahkan kepada pimpinan partainya.

Wakil Ketua Komisi III DPR ini meyakini, ajakan Dasco ke­pada PKB disambut baik. "Yang jelas Pak Dasco sudah menyam­paikan ajakan, dan pimpinan PKB terlihat menyambut baik. Kalau orang dulu bilang itu namanya 'gayung bersambut', pertemuan kehendak baik kedua belah pihak," ujarnya, kemarin.

Baca juga : BIN Siap Bertransformasi Jadi World Class Intelligence

PKB sebelumnya menyambut ajakan bergabung kabinet Prabowo-Gibran. Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan pihaknya sedang melakukan be­lanja masalah dalam mengatasi berbagai masalah Pemerintahan ke depan.

“Yang jelas PKB hari ini me­nyambut baik sekaligus tentu apa sih yang bisa, kira-kira dilakukan PKB untuk pemerin­tahan ke depan lebih baik. Apa sih selaku parpol, PKB ini punya gagasan apa sih untuk meringankan tugas-tugas ke depan? Itu kan lebih penting," kata Gus Jazil, Selasa (30/7/2024).

Intinya, PKB belum men­jawab tawaran Partai Gerindra untuk masuk ke Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, lantaran tidak mau menjadi beban Presiden Prabowo.

Baca juga : Anak Ketua Umum PPP Maju Pilwalkot Cilegon

“PKB tidak ingin menjadi beban, PKB ingin jadi bagian dari Pemerintah untuk mencari solusi-solusi," katanya.

PKB, katanya, jika masuk ke dalam Pemerintahan ingin berpartisipasi membawa solusi menjawab permasalahan bangsa. Caranya, dengan menampung seluruh aspirasi hingga membuat resep mengatasinya. "Ini semua di PKB dirumuskan, belanja masalah. Supaya ketika PKB masuk, ini meringankan bukan membebani,” katanya. PKB, me­nyambut baik berbagai ajakan bergabung dengan Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Wakil Ketua MPR ini merin­cikan, sejumlah aspirasi rakyat yang sedang ditampung dan dicarikan solusinya itu adalah persoalan kenaikan pajak yang membebani rakyat, hingga fenomena pinjaman online.

Baca juga : Rawan Kecelakaan, Perlunya Sosialisasi Aturan Sepeda Listrik Untuk Anak

"Karena tantangannya berat. Kita sedang juga, PKB menyu­sun list-list masalah yang akan dilakukan ke depan. Mulai dari pajak yang perlu ditingkatkan. Mulai juga utang yang perlu dikendalikan, termasuk juga kejadian-kejadian di masyara­kat terkait pinjol-lah," pung­kasnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, bicara Indonesia mem­butuhkan persatuan. Dasco mengatakan menunggu PKB bergabung ke pemerintahan Prabowo Subianto.

"Saya hanya mengutip bang Paloh yang sudah sampaikan bahwa bangsa Indonesia mem­butuhkan kita. Oleh karena itu ke depan PKB Gerindra, semua partai harus bersama-sama, dan karena tadi sudah dibilang karena kita adalah cinta lama, kami tunggu PKB dalam Pemerintahan bersa­ma dengan kami," ujar Dasco, saat memberikan sambutan di harlah PKB, di JCC, Selasa (23/7/2024). Tidak hanya ke PKB, tawaran juga disampaikan kepada Partai NasDem.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.