Dark/Light Mode

Target Menang Di Kalimantan Selatan

Ma’ruf Wajibkan Nahdliyin Berjuang

Minggu, 27 Januari 2019 13:43 WIB
Cawapres No Urut 1, KH Maruf Amin (tengah berpeci) didampingi Ketua TKN Jokowi - Ma-ruf, Erick Thohir (kedua dari tengah) saat menghadiri Harlah Ke-73 Muslimat NU dan istigotsah di Kalimantan Selatan, Sabtu (26/1). (Foto: Twitter @KH Maruf Amin)
Cawapres No Urut 1, KH Maruf Amin (tengah berpeci) didampingi Ketua TKN Jokowi - Ma-ruf, Erick Thohir (kedua dari tengah) saat menghadiri Harlah Ke-73 Muslimat NU dan istigotsah di Kalimantan Selatan, Sabtu (26/1). (Foto: Twitter @KH Maruf Amin)

 Sebelumnya 
Berbagai tokoh NU, kata dia, sudah membuktikan diri menjadi tokoh besar di republik ini. Misalnya, KH Wahid Hasyim, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur hingga Hamzah Haz. “Dan Insya Allah, di masa mendatang ada kader NU yang jadi presiden.

Semoga saja calon itu berasal dari Kalimantan Selatan,” ujarnya. Sekadar informasi, pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mendapat 939.809 suara atau 49,95 persen. Kalah tipis dari Prabowo Subianto-Hatta Radjasa yang meraih 941.809 suara atau 50,05 persen.

Baca juga : Caleg Boleh Bersaing, Tak Boleh Menjatuhkan

Sementara itu Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir optimis, Jokowi akan menjadi presiden lagi periode 2019-2024. Optimisme tersebut didasari oleh prestasi Jokowi selama 4 tahun terakhir yang berhasil memperbaiki kondisi perekonomian dan menurunkan angka kemiskinan.

“Rakyat telah merasakan kerja nyata Presiden. Ini konkret,” tuturnya. Kata Erick, ada pihak yang kerap berbicara tentang masih adanya orang miskin di Indonesia. Padahal orang miskin tidak hanya di Tanah Air saja.

Baca juga : Ma’ruf Jaga Suara Kaum Nahdliyin

Di negara maju seperti Amerika Serikat pun ada orang miskin. Erick pun meminta agar segala pernyataan dibuktikan dengan data dan fakta yang lengkap. “Kita harus berbicara dengan data. Rakyat saya yakin semakin hari semakin pintar, rakyat tidak mau dipimpin oleh pemimpin berbohong, bersandiwara,” tukasnya. [HEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.