Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
GKSR Inginkan PT 1 Persen, 8 Parpol Nonparlemen Siap Berjuang Bersama
Minggu, 23 November 2025 06:40 WIB
Sebelumnya
Said mengatakan, ada sejumlah keputusan penting dalam deklarasi ini. Pertama, deklarasi resmi ditandatangani delapan ketua umum. Untuk kepengurusan, Ketua Sekber GKSR dijabat oleh Oesman Sapta Odang (OSO), sementara posisi sekjen berasal dari Partai Buruh dan bendahara umum dari PPP.
Kedua, lanjut Said, GKSR memutuskan sejumlah poin dan isu utama untuk diperjuangkan empat tahun ke depan. Yaitu, memperjuangkan suara rakyat yang selama ini terbuang oleh kepentingan politik yang ingin mempertahankan hegemoninya dengan syarat-syarat yang berat.
Said membeberkan isu utama yang akan diperjuangkan. Pertama, verifikasi Pemilu 2028. GKSR, kata dia, dalam hal verifikasi mengusulkan tiga klasifikasi. Yaitu, parpol di Senayan cukup mendaftarkan diri saja, dan parpol nonparlemen cukup verifikasi administrasi saja tanpa verifikasi faktual.
Baca juga : Laksanakan SKB 4 Menteri, BUMN Transportasi Beri Diskon Nataru 13-30 Persen
“Sedangkan partai baru perlu verifikasi administrasi dan faktual,” usulnya.
Kedua, tentang ambang batas parlemen. Terkait PT 4 persen pada Pemilu 2019 dan 2024, GKSR sepakat agar PT menjadi 1 persen pada Pemiku 2029. Pertimbangannya, hilangnya 17 juta suara pada Pemilu 2024 yang tidak terkonversi menjadi kursi DPR.
“Yang terhimpun sekarang dalam GKSR, lebih kurang 11 juta (suara). Demi menyelamatkan suara rakyat yang terbuang, suara gabungan ini harus didengar. PT kami minta cukup 1 persen,” katanya.
Baca juga : Pemerintah Berantas Balpres, Industri Tekstil Terlindungi
Ketiga, dana politik. GKSR meminta dana politik diberikan kepada seluruh parpol, sekecil apa pun suara yang diperoleh, baik parpol parlemen maupun parpol nonparlemen. “Selama ini, dana hanya diberikan kepada partai parlemen,” katanya.
Keempat, sistem Pemilu. GKSR mengusulkan diterapkannya sistem Pemilu campuran. Yaitu, mengombinasikan dua sistem; sistem proporsional dan sistem distrik.
“Konsep sudah disiapkan. Lobi akan dilakukan dengan Presiden Prabowo, pimpinan DPR, komisi terkait pemilu, hingga kampanye-kampanye dan pemberdayaan kepada masyarakat,” pungkasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya