Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Situasi DPD Golkar Sumut Memanas
Ahmad Doli Jabat Plt Ketua, Sekretaris Mengundurkan Diri
Jumat, 19 Desember 2025 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Sumatera Utara (Sumut), membuat situasi Partai Beringin bergolak. Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, merespons keputusan strategis DPP itu dengan pengunduran diri.
Penunjukan Ahmad Doli tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/ XII/2025. Surat itu ditandatangani langsung Ketua Umum Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Muhammad Sarmuji, di Jakarta, pada 14 Desember 2025.
Dalam surat tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Golkar itu ditugaskan untuk memimpin transisi Golkar di Sumut, menggantikan Musa Rajekshah alias Ijeck hingga terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda). Fokus utamanya, menjaga stabilitas dan memastikan roda organisasi tetap berjalan pasca pergantian kepemimpinan.
Tak lama setelah surat penunjukan Ahmad Doli beredar, Ilhamsyah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris DPD Golkar Sumut. “Tanggal 17 kemarin, saya sudah mengundurkan diri dari Sekretaris Golkar Sumut. Saya sampaikan langsung melalui chat WhatsApp ke Sekjen DPP Golkar,” tegas Ilhamsyah kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).
Dia enggan membeberkan alasan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut. Namun, hal itu tidak lepas dari kekecewaannya terhadap sistem organisasi di Golkar.
Baca juga : Gerindra Berharap Dana Pendidikan Bisa Fleksibel
“Ada yang tidak baik di organisasi Golkar. Ini masalah kehendak. Saya lihat, ada yang sengaja mem-framming agar Ketua Ijeck disingkirkan dengan segala cara,” cetusnya.
Lebih lanjut, Ilhamsyah menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan jadwal Musda DPD Golkar Sumut kepada DPP. Namun, DPP Golkar tidak merespon surat tersebut.
“Dari awal, kecurigaan itu sudah ada. Kenapa tidak diakomodir? Berarti ada yang ‘main’. Ini bukan bagian berdemokrasi. Tapi bagian pengkebirian atas prestasi yang ditorehkan oleh seorang Ketua DPD,” imbuhnya.
Disinggung soal langkah ke depan, pasca penunjukan Ahmad Doli Kurnia sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut. Ilhamsyah menyerahkan hal tersebut kepada kader Golkar.
“Saya mengundurkan diri karena itu, ada hal yang tidak baik, mengelola organisasi dengan kemauan-kemauan pribadi. Soal langkah ke depan, pakailah hati nurani,” tegasnya.
Baca juga : Tancap Gas Di Akhir Tahun, KPK Gelar 3 OTT
Senada, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Sumut, Muhyan Tambuse juga menyesalkan penunjukan Ahmad Doli, sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut.
Sebab, Surat Keputusan (SK) Plt Ketua Golkar Sumut beredar luas di kalangan masyarakat, tapi belum diterima secara resmi oleh Sekretariat DPD Golkar Sumut.
“Kami bertanya, kenapa tiba-tiba ada penunjukan Plt Ketua DPD, padahal Sekretariat DPD Golkar Sumut belum terima surat. Kami juga kaget SK Plt Ketua DPD itu tiba-tiba keluar,” ujar Muhyan.
Dia menduga, penunjukan Ahmad Doli sebagai Plt disebabkan oleh adanya kepentingan penguasa di Sumut. Selain itu, penunjukan itu juga diduga untuk menggagalkan Musda Golkar Sumut.
Karenanya, politisi senior Golkar Sumut itu meminta DPP Golkar mengkaji ulang penunjukan Plt Ketua DPD Golkar Sumut, sebelum keluarnya jadwal Musda Golkar Sumut.
Baca juga : Asetnya Tembus Rp 1.028 Triliun, Pengembangan Bank Syariah On The Track
“DPP Golkar perlu mempertimbangkan hasil Pemilu lalu. Sudah banyak dilakukan oleh Ijeck untuk membesarkan Golkar di Sumut. Karena bukan hanya ide dan gagasan saja yang disalurkan,” tegasnya.
Sementara, Mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Nias Barat, Emanuel Daeli menilai, keputusan DPP Golkar menunjuk Ahmad Doli sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut merupakan langkah yang tepat dan strategis demi menjaga stabilitas organisasi. Menurutnya, keputusan DPP memiliki otoritas tertinggi dan bersifat mengikat, serta harus diikutu seluruh kader. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya