Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Petahana Rahmat Effendi disebut-sebut punya peluang besar kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Bekasi untuk masa jabatan Periode 2020-2024.
Rekam jejak dan keberhasilannya dalam menambah perolehan kursi di DPRD, menjadi tolak ukur, petahana bisa dipilih lagi pada Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Bekasi.
Direktur Beringin Institute Novarel S. Zuhry (NSZ) menilai, menjaga trah kepemimpinan membutuhkan banyak matrial penyangga.
Untuk itu kata dia, Golkar masih membutuhkan figur yang matang secara politik dan organisasi, Golkar tidak boleh lengah dengan posisinya saat ini, Golkar tidak boleh tertidur saat yang lain sedang merangsek kedepan.
Baca juga : Ekspor Buncis Tetap Laris Di Masa Pandemi
"Dan kondisi itu menjadi penegas bahwa Rahmat Effendi harus kembali memimpin Golkar untuk periode selanjutnya," katanya.
Sejauh ini, kemungkinan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bakal kembali menahkodai DPD Golkar Kota Bekasi pada periode mendatang semakin kuat.
Sejumlah kader muda dan sayap pendiri Partai Golkar seperti Generasi Muda (Gema) MKGR Kota Bekasi, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Angkatan Muda Pembaharu Indonesia (AMPI) Kota Bekasi menginginkan Rahmat Effendi kembali memimpin.
Selain itu, beberapa kader muda lainnya pun sempat mengadakan kegiatan deklarasi dukungan terhadap Rahmat Effendi untuk kembali memimpin DPD Partai Golkar Kota Bekasi.
Baca juga : Perusahaan Perparkiran Megap-megap, Butuh Relaksasi
Apalagi selama di bawah kepemimpinan Rahmat Effendi, perolehan kursi Partai Golkar di DPRD mengalami peningkatan, dari yang tadinya hanya memiliki 6 kursi meningkat menjadi 8 kursi dan bertahan hingga saat ini.
Regenerasi Mandek
Namun rencana maju kembalinya Pepen, panggilan Akrab Rahmat Effeni ini dianggap bisa mengorbankan peluang DPD Golkar untuk melakukan regenerasi.
Pengamat politik Candidate Insititue, Yusak Farhan mengatakan, sebagai pilar penting demokrasi, partai politik harus membuka ruang bagi berlangsungnya sirkulasi kepemimpinan di internal partai, supaya partai tersebut sehat dan berkualitas.
Baca juga : Sayuran Organik Produksi Milenial Kian Eksis Di Masa Pandemi
Untuk itu kata dia, Musda Partai Golkar Kota Bekasi harus mampu melahirkan proses transformasi dan penyegaran organisasi kepartaian, ini penting demi menjaga kepercayaan publik.
"Salah satu kunci penting survivalitas Partai Golkar selama ini adalah berlangsung nya rekrutmen kepemimpinan yang terbuka dan demokratis,” katanya di Jakarta, Kamis (9/7).
Yusak mengatakan, demi mencegah terjadinya stagnasi kepemimpinan di Partai Golkar Kota Bekasi, sebaiknya petahana memberikan peluang dan kesempatan kepada kader-kader lain untuk memimpin.
Apalagi kata dia, Partai Golkar adalah partai besar yang memiliki SDM memadai. "Bang Pepen dapat berkiprah di level atau jenjang berikutnya, seperti DPD atau DPP karena kapasitas ketokohan dan pengalamannya dibutuhkan dalam proses rekonsolidasi Partai Golkar,” katanya. [EDY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya