Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadiahkan Buku Di HUT Ke-56
Idrus Yakin Airlangga Bisa Menangkan Golkar Di 2024
Selasa, 20 Oktober 2020 05:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peringatan hari ulang tahun (HUT) Partai Golkar ke-56 harus menjadi momentum konsolidasi kekuatan Kader Beringin di seluruh Indonesia.
Partai Golkar akan terus berkontribusi kepada bangsa dan negara, sampai memenangkan Pemilu mendatang. Hal itu disampaikan Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Idrus Marham kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, Golkar yakin akan memenangkan serangkaian kontestasi daerah dan nasional. Karena ditopang kader, sistem dan kepemimpinan yang kuat.
“Di ulang tahun Golkar ke-56 ini, saya memberikan kado spesial, berupa ‘buah pemikiran’. Saya sudah menulis buku setebal 400 halaman. Di dalamnya ada kata sambutan dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Akan saya serahkan kepada Ketua Umum Partai Golkar saat peringatan HUT Golkar,” ujarnya.
Dalam buku bertajuk “Karya Kekaryaan, Hakikat Doktrin Kampanye Permanen Partai Golkar” itu, Idrus menguraikan secara gamblang tentang doktrin partai yang konsisten menjadikan karya kekaryaan sebagai gerakan dalam membangun dan menjalankan organisasi.
Baca juga : Partai Golkar Serukan Gerakan 3 M Di Pilkada 2020
“Hakikat Partai Golkar adalah ‘Karya Kekaryaan’. Tema ini perlu kita angkat, menjadi landasan seluruh kader dalam membangun partai,” tegas mantan Menteri Sosial ini.
Lebih lanjut, Idrus mengatakan, buku tersebut juga menguraikan faktor-faktor yang melatarbelakangi dan situasi kelahiran Partai Golkar. Pertama, ungkap dia, Golkar lahir sebagai respons terhadap ideologi komunis, yang ingin mengubah ideologi Pancasila.
Kedua, kelahiran Golkar terjadi di tengah persaingan elite-elite politik, yang saat itu memperebutkan kekuasaan hingga kondisi negara terpuruk.
Ketiga, lanjut dia, Golkar lahir saat kondisi perekonomian nasional terpuruk, serta carut marut kondisi sosial, hukum, dan budaya di tengah masyarakat.
Terakhir, Golkar lahir untuk memberikan karya-karya besar, menjadi solusi nyata dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan.
Baca juga : Gairahkan Bisnis Penerbangan Lagi, Menhub Gandeng YouTuber
“Golkar lahir atas dasar itu, ‘Karya Kekaryaan’. Karenanya, ‘Karya Kekaryaan’ ini menjadi doktrin, disebarkan sebagai ‘virus kebaikan’ kepada seluruh kader, kemudian menyebar ke seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air,” jelas peraih gelar doktor Ilmu Politik dengan predikat cumlaude dari Universitas Gajah Mada (UGM) ini.
Ke depan, harap Idrus, doktrin ‘Karya Kekaryaan’ tak sekadar menjadi keyakinan, pikiran, dan tindakan para kader Golkar. Menurutnya, doktrin tersebut dapat dijadikan sebagai alat ‘Kampanye Permanen’.
Sehingga kader Partai Golkar tak lagi melakukan ‘kampanye musiman’ menjelang kontestasi politik, jelang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilu Legislatif (Pileg).
“Kader-kader Golkar harus bisa menerbarkan ‘Karya Kekaryaan’ sampai ke desa-desa. Golkar harus melakukan karya nyata, memberikan apa yang menjadi keinginan masyarakat.
Golkar menjadi solusi ekonomi, dengan membantu para petani, nelayan, serta kebutuhan masyarakat lainnya,” urai dia.
Baca juga : Kemenperin Gelar Festival Virtual Bangga Mesin Buatan Indonesia
Mengenai kondisi kekinian Partai Golkar, Idrus menilai, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, telah dan akan terus melahirkan karya yang bisa dikapitalisasi menjadi instrumen politik.
Karena itu, dia meyakini, Partai Golkar akan terus memberi kontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara, hingga memenangkan Pemilu mendatang.
“Sebagai Ketua Umum dan Menko Perekonomian, Pak Airlangga sudah melahirkan banyak karya yang bisa dikapitalisasi menjadi instrumen peningkatan elektabilitas partai. Saya berharap, kapitalisasi karya itu akan membawa Golkar menjadi pemenang di pemilu 2024,” tandasnya. [ONI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya