Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Demi Kebaikan Semua Pihak
Jadwal Debat Terakhir Sebaiknya Dimajukan Sebelum 13 April
Kamis, 14 Maret 2019 18:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia kini semakin matang menjadi negara demokrasi. Dalam waktu yg relatif cepat sejak awal reformasi politik dilakukan, 1998, arah demokratisasi kita makin jelas dan terlembagakan. Kita sudah mampu mengimplementasikan prosedur demokrasi yang benar.
“Itu benar. Bila partisipasi dan kontestasi yang jadi rujukan, kita sudah sangat layak untuk disebut sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, setelah India dan Amerika Serikat. Proses transformasi politik tersebut sekaligus menolak anggapan Indonesianis, yang meragukan suksesi kepemimpinan Indonesia dapat dilakukan secara gradual dan damai,” ujar Pengamat Politik Indria Samego dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/3).
Baca juga : Jauh Dekat, Tarif LRT Dipatok Rp 12 Ribu
Dijelaskan, salah satu landmark dari proses transformasi politik itu adalah pilpres dan pilwapres (selanjutnya disebut pilpres) secara langsung. Di dalamnya, terkait pula prosesi yang sebelumnya tak pernah dilakukan di sini, yakni Debat Capres/Cawapres.
“Hasilnya, memang belum optimal. Namun jika debat tersebut dijadikan ukuran untuk memperkenalkan Capres dan Cawapres pada calon pemilihnya, tak dapat dipungkiri bahwa tujuan itu sudah tercapai,” kata Indria.
Baca juga : Maruf Amin Ngaku Punya Darah Pasundan
Efektivitas Debat Capres
Indria mengatakan, jika tujuan debat adalah untuk mendekatkan hubungan emosional dan profesional antara calon pemimpin dengan yang akan dipimpinnya, soal waktu harus dipandang penting. Jangan sampai hanya demi memenuhi prosedur, acara itu harus disusun sedemikian rupa, mengabaikan aspek fungsi dan efektivitasnya. Apalagi, bila dikaitkan dengan sistem pemilu serempak sekarang, di mana nasib caleg seolah ditentukan oleh kemenangan capres yang diusungnya. Hanya berharap dari efek ekor jas (coattail effect). Caleg kelihatannya kurang dibebaskan untuk berkampanye. Padahal, merekapun perlu mendulang suara sebanyak-banyaknya di dapil masing-masing.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya