Dark/Light Mode

Eks Caleg PDIP Keseret Lobster-Gate

Masiku `Yang` Ini Kurang Sakti

Jumat, 27 November 2020 07:08 WIB
Eks Calon Legislatif PDIP yang juga jadi Staf Khusus Menteri KKP Andreau Pribadi Misata. (Foto: Instagram)
Eks Calon Legislatif PDIP yang juga jadi Staf Khusus Menteri KKP Andreau Pribadi Misata. (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango menjelaskan, Andreau diduga bersama-sama dengan staf khusus Edhy lainnya, Safri, menerima Rp 436 juta dari Ainul Faqih. Sedangkan Amiril diduga menjadi perantara suap uang 100 ribu dolar AS yang diterima Edhy. Uang tersebut berasal dari Suharjito, dan disinyalir berkaitan dengan penetapan kegiatan ekspor benih lobster.

Lalu apa tanggapan PDIP soal kadernya terseret kasus lobster? Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah mengancam akan memberikan sanksi kepada andreau apabila terlibat kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster. “Tentu sanksi tegas akan diberikan,” kata Basarah, kemarin.

Baca juga : Kader Muda Ngarep Dari Kalangan Santri

Meski begitu, dia mengatakan, usai gagal lolos ke Senayan, Andreau tidak lagi aktif di partai. Alhasil, segala kelakuan Andreau tidak berkaitan dengan PDIP. Keputusan Andreau menjadi Staf Menteri Kelautan dan Perikanan adalah pribadi, bukan partai.

Politisi PDIP lainnya, Budiman Sudjatmiko menilai, absurd jika mengaitkan Andreau dengan partainya. apalagi, kata dia, partai tak pernah mengeluarkan surat dia ditugaskan menjadi staf khusus menteri. “Selalu ada surat tugasnya lho. Nah, itu nggak pernah ada penugasan bagi yang bersangkutan sebagai staf anggotanya menteri dari partai lain,” pungkasnya.

Baca juga : Festival Kesehatan Astra Gaungkan Semangat Hidup Sehat

Tangkap Masiku

Setelah sukses menangkap Edhy, KPK diingatkan untuk segera menangkap Harun Masiku. Salah satunya disuarakan oleh Wakil Ketua umum Gerindra, Fadli Zon. “Setelah penetapan tersangka tengah malam ini, EP mundur dari partai dan Menteri KKP. langkah bijak. Apresiasi kerja @KPK_rI. Semoga juga bisa ditemukan Harun Masiku yang masih hilang seperti ditelah bumi,” cuitnya melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon.

Baca juga : UU Cipta Kerja Integrasikan Izin Lingkungan Dan Usaha

Eks Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Febri Diansyah juga ikut berlomentar. Menurut dia, kerja KPK menangkap Edhy memunculkan harapan sekaligus pertanyaan tentang Harun Masiku. “Saya kira hal ini wajar, apapun tone pertanyaan tersebut. Tinggal KPK buktikan serius mencari. Bukan asal-asalan. Dan saya kira, mungkin sudah saatnya tim yang berhasil menangkap Nurhadi dkk dan OTT KKP dilibatkan,” tulis @febridiansyah. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.