Dark/Light Mode

Hanya Dompleng Nama Keluarga Tanpa Kerja

Istri Kepala Daerah Di Sulsel Bisa Gigit Jari Di Pileg 2019

Senin, 26 November 2018 09:33 WIB
Indira Jusuf Ismail, istri Walikota Makassar , Danny Pomanto
Indira Jusuf Ismail, istri Walikota Makassar , Danny Pomanto

 Sebelumnya 
Syaufan menilai, fenomena membangun dinasti politik dalam pileg wajar terjadi. Hanya saja upaya itu belum tentu berhasil karena pemilih di Indonesia kini lebih kritis.  Menurut dia, para pemilih kini lebih suka dengan calon wakil rakyat yang sudah jelas hasil kerjanya. Tidak semata-mata karena mendompleng nama figur  keluarga. 

Baca juga : Sandiaga: Mungkin Yang Dimaksud Bukan Saya

“Peluang itu akan tergantung dari upaya si caleg ya. Karena pemilih kita saat ini lebih kritis. Mereka akan melihat lebih dulu hasil kerja dan upaya-upaya si caleg untuk daerah sebelum dipilih, termasuk background hukumnya,” jelasnya pendek kepada Rakyat Merdeka.

Baca juga : Umroh 2 Hari, Tito Diserang Hoaks

Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar Firdaus Muhammad juga punya pendapat sama. Ia mengatakan istri, anak, saudara, maupun cucu para kepala daerah memang sudah terbiasa dengan atmosfer politik. Namun peluang mereka untuk terpilih dalam kontestasi tergantung dengan strategi politiknya. "Peluangnya tergantung strategi politiknya. Tidak cukup hanya pada ketokohan keluarga. Strategi tak mengena, mereka bisa gigit jari, tak dapat kursi," tutupnya. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.