Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Djan Faridz Balik Ke Partai Kabah

Selamat Datang Kawan Lama

Sabtu, 13 Maret 2021 07:42 WIB
Ketua Umum Partai  Persatuan Pembangunan  (PPP) Suharso  Monoarfa  (kedua  kiri)  berpelukan dengan  Anggota  Majelis  Kehormatan  PPP  Djan  Faridz, di Jakarta, Jumat (12/3). (Foto: Indra Hardi/Rakyat Merdeka)
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa (kedua kiri) berpelukan dengan Anggota Majelis Kehormatan PPP Djan Faridz, di Jakarta, Jumat (12/3). (Foto: Indra Hardi/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kian solid dengan bergabungnya kembali Djan Faridz ke kepengurusan Suharso Monoarfa. Kawan lama telah kembali.

Hal itu terlihat saat Partai Kabah menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (12/3). Dalam rapat tersebut, Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa yang mengenakan kemeja putih lengan panjang, di tengah pidato politiknya memanggil Djan Faridz untuk naik ke mimbar dengan sebutan kawan lama.

Baca juga : Wah, Gaji Profesor Kalah Sama Penjual Tanaman Hias

Djan yang diketahui sebe lumnya berada di kubu PPP Muktamar Jakarta dan menjabat sebagai ketua umum, kini bergabung ke dalam kepengurusan Suharso dengan mendapat jabatan anggota Majelis Kehormatan PPP.

Dipanggil dengan sebutan kawan lama, Djan Faridz pun menyambut hangat penghormatan dari pucuk pimpinan PPP. “Puji syukur kehadiran Allah SWT, sahabat tercinta saya menjadi Ketum PPP. Selain doa, saya siap kok bantu beliau (Suharso Monoarfa),” ujar mantan Menteri Perumahan Rakyat ini dalam Rapimnas yang disiarkan secara fisik dan virtual itu.

Baca juga : Hasnaeni : Nasib Partai Demokrat Di Tangan Yasonna

Djan yang mengenakan batik hijau lengan pendek berharap, kader PPP harus memperjuang kan partainya agar bisa semakin jaya di dalam perpolitikan nasional. Juga bermanfaat untuk umat Islam.

“Jadi jangan sampai kita ini sudah bersatu, saya sudah bersatu dengan beliau hehehe terus manfaat buat PPP-nya kurang. Insya allah dengan doa beliau dan kiaikiai yang ada di seluruh Indonesia, PPP bisa kembali jaya,” ujar Djan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.