Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pencoblosan Di Luar Negeri Diserang Hoaks
Dihitung Saja Belum, Hasilnya Sudah Nyebar Di WhatsApp
Kamis, 11 April 2019 07:49 WIB
Sebelumnya
Kata Pramono, pelaksanaan pemilu di luar negeri sejauh ini tidak ada masalah yang berat. Seperti di Ekuador dan Panama yang telah berlangsung pada 8 April lalu. Ekuador relatif lancar, jumlah pemilihnya sangat sedikit. Panama juga demikian.
“Jadi penghitungan suara digabung di Oman. Persiapan teknisnya agak berat, karena satu kedutaan di Oman juga menangani Yaman.
Baca juga : 17 Juta Orang Diprediksi Lebih Memilih Pergi Liburan
Sementara di Yaman situasi konflik, transportasinya tidak bagus. Jadi logistik dibawa PPLN naik bus umum, jalan dan harus hati hati. Setiap saat ada suara tembakan,” ungkapnya.
Hasyim Asy’ari, komisioner lainnya menegaskan, pemilu di luar negeri dilaksanakan pada 17 April 2019 sesuai waktu setempat.
Baca juga : Darah Kering Menghitam Belum Hilang Di Tanah
Karena itu, hasil penghitungan suara pemilu luar negeri yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) baru dapat diketahui setelah penghitungan suara 17 April 2019.
“Bila sekarang ini beredar kabar tentang perolehan suara pemilu luar negeri, dapat dipastikan hasil tersebut bukan hasil resmi atau real count yang dilakukan PPLN dan KPPSLN,” ujar Hasyim.
Baca juga : Mahfud Cs Dukung KPU, Lawan Amien
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir menduga, ada rekayasa yang sengaja dibuat pihak tertentu. “Tujuannya ingin membuat suasana gaduh dan memanfaatkan situasi,” kata Erick.
Dia meminta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan mengecek sumber berita sebelum menyebarkan melalui media sosial. Dia meminta masyarakat lebih percaya pada lembaga penyelenggaran pemilu. [HEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya