Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) siap menagih janji pemerintah ihwal tidak akan impor beras, setidaknya satu tahun ke depan. Partai pimpinan Ketua Umum Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut, janji ini cukup melegakan para petani.
“Iya, ini kita catat dengan huruf tebal,” ujar Ketua DPP PKB, Daniel Johan, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Corona Ngamuk, Pemerintah Siapkan Skenario PPKM Darurat Diperpanjang 6 Minggu
Daniel menjelaskan, kondisi pandemi seperti ini membuat semua lini terdampak. Termasuk di sektor pertanian. Wakil Ketua Komisi IV ini menceritakan, para petani sempat kelimpungan mendengar kabar wacana pemerintah mau impor beras pada Maret lalu. Padahal, April akan panen raya.
Nah, jika pemerintah sudah berjanji tidak akan impor, setidaknya hingga tahun depan. Tentunya para petani jauh lebih tenang dalam bekerja. Jika sudah berjanji, katanya, tentu langkah selanjutnya adalah konsistensi.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Stok Vaksin Untuk Indonesia Cukup
“Kami minta hal ini dijalankan secara konsisten dan dipegang komitmennya. Kami siap menagih janji,” tegasnya.
Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) ini mengatakan, banyak cara selain impor untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Simpelnya, beli saja beras dari petani sebanyak-banyaknya. Efeknya, akan terjadi peningkatan produktifitas.
Baca juga : Pemerintah Putuskan Bakal Impor Oksigen
Apalagi, kata Daniel, pemerintah sedang menggalakkan program food estate. Program yang dipimpin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu salah satunya adalah soal kedaulatan pangan. “Buat apa program food estate, kalau ujung-ujungnya impor beras?” sindirnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya