Dark/Light Mode

Golkar Pertimbangkan Duet Airlangga Dan Suharso Di 2024

Selasa, 12 Oktober 2021 12:21 WIB
Airlangga Hartarto dengan Suharso Monoarfa bertemu di Markas DPP Partai Golkar.
Airlangga Hartarto dengan Suharso Monoarfa bertemu di Markas DPP Partai Golkar.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wacana duetkan Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa di Pemilu 2024 mencuat. Koalisi Partai Beringin dan Partai Kabah ini kemungkinan terjadi..

Menanggapi itu, Ketua DPP Partai Golkar, Muhidin M Said mengatakan, Partai Golkar sangat terbuka dengan siapanpun untuk berkoalisi, termasuk dengan PPP. 

Politisi senior Partai Golkar ini pun menghormati wacana duet tersebut. Sebagai partai terbuka, Ia selalu menghargai harapan masyarakat. 

Berita Terkait : Deklarasi Di Malang, Puan Maharani for Presiden 2024

“Secara, Airlangga dan Suharso adalah kawan dan sahabat lama. Kedua partai (Golkar-PPP) ini juga sama-sama terbuka bagi masyarakat. Mari kita tunggu saja. Harapan publik tentu kita hargai,” kata Muhidin, kepada Rakyat Merdeka Selasa (12/10).

Ditanya soal kesediaan Airlangga maju nyapres 2024, Muhidin mengatakan, secara resmi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga belum menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai Capres. 

Airlangga juga belum membahas soal koalisi yang akan dibangun nanti. Namun komunikasi politik antar parpol tetap terjaga.

Baca Juga : Stok Berlimpah, Pemkot Bekasi Hibahkan Vaksin Covid-19 Bakal Expired

Airlangga kata Muhidin, mau fokus membantu Presiden Jokowi dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

“Airlangga ingin fokus membantu Jokowi, khususnya dalam pemulihan ekonomi. Masih banyak tugas kerakyatan yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Patuhi Munas Golkar 

Baca Juga : Kabar Baik, Tiga Pilar Juku Eja Yang Cedera Sudah Pulih

Kendati begitu, Muhidin menegaskan, bahwa Airlangga sebagai capres sudah tidak bisa ditawar. Hal itu merupakan hasil putusan Munas Partai Golkar.

"Sampai sekarang Munas belum ada perubahan. Munas sudah memutuskan bahwa Airlangga satu-satunya calon presiden dari Golkar. Saya rasa tidak ada lagi tawar menawar. Kita menunggu saja, " ujar Muhidin.

Muhidin mengatakan, Golkar sebagai partai pemenang nomor dua di Pemilu 2019 sangat layak untuk mengajukan kadernya sendiri. Dari segi kemampuan dan pengalaman, Airlangga layak untuk maju di 2024. [MFA]