Dark/Light Mode

Dicurhati Warga Kulonprogo, Ganjar Dorong Pendirian Koperasi Petani

Kamis, 16 November 2023 18:34 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mendorong pendirian koperasi petani untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan para petani, mulai dari kebutuhan bahan pokok hingga terkait pupuk.

Mantan gubernur Jawa Tengah ini menekankan bahwa koperasi tersebut harus menjadi instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan para petani.

Hal ini disampaikan Ganjar saat merespons keluhan warga di Dusun Njimatan, Kelurahan Jatirejo, Kec. Lendah, Kab. Kulon Progo, Prov. DIY, yang mengeluhkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pertanian.

"Dibuat koperasi, buat koperasi petani, tenanan (beneran) ora fiktif (nggak bohong), diurus profesional, nganggo (menggunakan) cara berbisnis yang baik. Koperasi dari, oleh, untuk anggota," ungkap Ganjar saat menjawab keluhan warga, Rabu (15/11/2023) malam.

Baca juga : MPR dan Forhati Akan Gelar Talk Show Peran Politik Perempuan di 2024

Ganjar mengatakan pentingnya manajemen profesional dalam menjalankan koperasi, agar dapat bersaing secara sehat di pasar.

Ia menegaskan, koperasi harus diurus oleh pengurus yang memiliki kompetensi dan keahlian dalam bidangnya masing-masing.

Dengan demikian, Ganjar optimis bahwa dengan implementasi konsep koperasi pertanian yang baik, akan tercipta ekonomi sirkular yang berkelanjutan dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat petani serta ekonomi daerah secara keseluruhan.

"Kalau koperasi itu bisa kita kembangkan, pemerintah mendampingi, nanti dibuat ekonomi sirkular," ucapnya.

Baca juga : Cara Ganjartivty Dorong Peningkatan Skill Generasi Muda Dan Buka Lapangan Kerja

Dalam konsep koperasi pertanian, Ganjar menyoroti pentingnya kesadaran kolektif, di mana koperasi bukan hanya sebagai lembaga bisnis.

Namun juga, sebagai wadah bagi para petani untuk bersatu, berbagi pengetahuan, dan saling mendukung.

Selain itu, Ganjar juga mendorong modernisasi pertanian agar memaksimalkan potensi yang ada dan mendorong anak muda agar bertani.

Tak hanya itu, Ganjar juga menegaskan perlunya satu data petani untuk memaksimalkan segala sesuatu terkait pertanian.

Baca juga : Luncurkan Program YESS, Kementan Dukung Regenerasi Petani Muda Banyuwangi

"Maka satu data pertanian itu penting. Kalau sudah pake itu data, modern. Kalau sudah modern nggak mumet. Modernisasi, digitalisasi. Maka anak muda akan seneng. Kalau nggak, anak muda bisa jadi nggak mau bertani ke depannya," tandas Ganjar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.