Dark/Light Mode

Elektabilitas Jagoannya Kesalip

Kubu Ganjar Dan Mahfud Yakin Masih Bisa Ngejar

Rabu, 22 November 2023 07:30 WIB
(Foto: Antara)
(Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Dia juga menyakini, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud punya formula jitu. Yakni dengan mendatangi tokoh-tokoh kunci masyarakat untuk menyampaikan apa yang sebenarnya menjadi kekhawatiran para cendekia, akademisi, aktivis, atas kondisi demokrasi saat ini.

Taki meyakini, berbagai isu seputar konstitusi dan ambi­si meraih kekuasaan dengan berbagai cara ini, tak hanya jadi hidangan masyarakat kelas menengah. Masyarakat di bawah sudah melek informasi dan tahu praktik-praktik kotor demokra­si. “Ini yang kami lakukan di bawah, menyampaikan door to door dengan bahasa akar rum­put,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristi­yanto juga tak risau dengan banyaknya hasil survei yang menyebut, Ganjar-Mahfud ka­lah dari Prabowo-Gibran. Dia menyatakan bahwa hasil survei dapat berubah kapan saja.

“Bagi kami, survei itu setiap saat berubah. Ketika diumum­kan, itu sudah berubah,” ujar Hasto kepada media di Hotel Sari Pan Pasific, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (18/11/2023).

Baca juga : Yenny Sebut Ganjar-Mahfud Dorong Santri Terampil dan Mandiri

Sebelumnya, LSI Denny JA kembali merekam elektabilitas Capres-Cawapres 90 hari jelang pencoblosan Pilpres 14 Februari 2024. Isu putusan Mahkamah Konstitusi (MK), dinasti politik, demokrasi yang mendung, yang ditujukan sangat masif, intens, sistematis, menyerang Jokowi dan pasangan Prabowo-Gibran, disebut tak memiliki efek elek­toral negatif.

“Sebaliknya, elektabilitas Prabowo-Gibran justru meroket. Ganjar-Mahfud justru merosot, dan Anies-Muhaimin untuk per­tama kalinya beranjak naik kon­sisten,” kata Peneliti Senior LSI Denny JA, Adjie Al Faraby saat konferensi pers hasil survei di Ja­karta Timur, Senin (20/11/2023).

Dalam hasil survei terbarunya, jika Pilpres dilaksanakan saat survei dilakukan, Prabowo-Gibran masuk putaran kedua. Sisa tiket diperebutkan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin.

Prabowo-Gibran berada di posisi teratas dengan elektabili­tas 40,3 persen. Posisi kedua adalah Ganjar-Mahfud 28,6 persen disusul Anies-Muhaimin dengan 20,3 persen. Sebesar 10,8 persen menyatakan belum memutuskan.

Baca juga : Jagoannya Disalip Prabowo-Gibran, Relawan Ganjar-Mahfud Santai

Saat ini, selisih Prabowo-Gibran dengan pesaing terdekatnya yaitu Ganjar-Mahfud sudah 2 digit, yakni 11,7 persen. Jarak elekta­bilitas Prabowo-Gibran dengan Ganjar-Mahfud kian melebar. Pa­dahal bulan Oktober 2023, selisih elektabilitas 1,5 persen.

Terdapat penurunan elekta­bilitas Ganjar-Mahfud. Pada bulan Oktober 2023, elektabilitas Ganjar-Mahfud 35,3 persen. Saat ini di bulan November 2023, elektabilitas-nya turun jadi 28,6 persen. Turun 6,7 persen. Ini penurunan terbesar untuk Ganjar sepanjang tahun 2023.

Sementara Anies-Muhaimin elektabilitasnya mengalami ke­naikan. Pada September 2023 elektabilitasnya 15 persen, Ok­tober naik jadi 17,2 persen dan November naik kembali menjadi 20,3 persen. Ini trend kenaikan pertama kali yang mulai konsisten dialami Anies-Muhaimin 2023. “Prabowo-Gibran unggul dua digit. Ganjar-Mahfud menurun, dan Anies-Muhaimin naik,” tuturnya.

Mengapa Prabowo-Gibran meroket padahal banyak diserang usai putusan MK? Elektabilitas Prabowo secara individu naik. Januari 2023, elektabilitas indi­vidu Prabowo 25,4 persen hingga November elektabilitas Prabowo berada di angka 41,1 persen.

Baca juga : Ratusan Warga Klaten Bersatu Dukung Ganjar-Mahfud Di Pilpres 2024

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 22/11/2023 dengan judul Elektabilitas Jagoannya Kesalip, Kubu Ganjar Dan Mahfud Yakin Masih Bisa Ngejar

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.