Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemilu Luber Dan Jurdil, NETFID Ingin Bawaslu Lebih Menggigit
Kamis, 23 November 2023 08:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum NETFID Indonesia, Muhammad Afit Khomsani mengatakan, kerja-kerja elit politik menjadikan Indonesia berada dalam situasi demokrasi yang mengkhawatirkan.
"Instrumen-instrumen dan institusi-institusi demokrasi jangan sampai dimanfaatkan untuk mencapai tujuan dengan cara yang tak demokratis," ingat Afit, dalam keterangan persnya, Kamis (32/11/2023).
Baca juga : TePI Indonesia Desak Bawaslu Lebih Berperan Di Pemilu 2024
Afit bilang, masyarakat bisa menilai sendiri apakah Pemilu Luber dan Jurdil masih relevan sebagai dasar dari penyelenggaraan Pemilu. Atau slogan Luber dan Jurdil sebagai jargon belaka.
"Pemilu langsung dan umum. Tetapi apakah bebas, rahasia, jujur atau adil? Itu yang harus terus dipastikan," ungkapnya.
Baca juga : Pemdaprov Jabar Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Cacar Monyet
Dia berharap penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU dan Bawaslu menjaga marwahnya. Direktur Eksekutif Algoritma ini mengatakan, khususnya Bawaslu, secara fungsi harus mampu melakukan pengawasan secara aktif dan lebih menggigit.
"Kalau saat ini pasif karena aturannya begitu. Yang kita butuhkan adalah, Bawaslu yang aktif dan progresif untuk melakukan pengawasan potensi pelanggaran Pemilu," tegas Aditya.
Baca juga : Imin Slek Dengan Yaqut
Aditya juga berharap Bawaslu gencar mencegah kecurangan di Pemilu.
"Ini yang perlu menjadi warning buat kita untuk selalu mengingatkan para pihak yaitu peserta Pemilu, penyelenggara dan kita sebagai stakeholders Pemilu untuk mulai awas ada banyak potensi manipulasi dan pelanggaran, yang akan terjadi dan sudah terjadi,” tutup dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya