Dark/Light Mode

Bersama Angkie Yudistia, Ganjar Dengarkan Masukan Soal Hak Disabilitas

Minggu, 3 Desember 2023 19:14 WIB
Ganjar Pranowo hadir di acara Hari Disabilitas Internasional di Mataram, Lombok, Minggu (3/12/2023)/Ist
Ganjar Pranowo hadir di acara Hari Disabilitas Internasional di Mataram, Lombok, Minggu (3/12/2023)/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Angkie Yudistia, seorang millenial penyandang tunarungu merupakan sosok yang dikenalkan oleh Ganjar Pranowo pada saat Hari Disabilitas Internasional (HDI), Minggu (3/12/2023).

Angkie meyakini, Indonesia akan lebih menuju inklusif di bawah kepemimpinan mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

Angkie telah memiliki segudang pengalaman dalam menangani isu disabilitas, yakni pengalaman sebagai Staf Khusus Presiden telah membuka jalan penyandang disabilitas memiliki payung hukum atas hak-hak penyandnag disabilitas dalam berbagai sektor.

Tidak tanggung-tanggung, saat ini Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, beserta peraturan turunan sebanyak 7 Peraturan Pemerintah dan 2 Peraturan Presiden.

Baca juga : Keliling Indonesia Timur, Ganjar Serap Aspirasi Perempuan Dan Disabilitas

Hal itu dikatakan Angkie saat menghadiri acara HDI 2023 di Mataram, Lombok, Minggu (3/12/2023). Ganjar hadir dalam acara itu dan merayakan HDI bareng penyandang disabilitas Lombok raya.

"Bersama teman disabilitas kami percaya, Pak Ganjar akan gerak cepat membawa Indonesia lebih baik dan lebih inklusi dengan program-program unggulan beliau. Jadi kami berjuang bersama beliau," ucap Angkie.

Angkie mengatakan, rekam jejak Ganjar selama dua periode menjadi anggota DPR dan dua periode menjadi Gubernur Jateng membuktikan betapa Ganjar peduli kepada penyandang disabilitas. Dia selalu menempatkan penyandang disabilitas pada posisi yang penting dalam pengambilan kebijakan.

“Beliau itu mengerti dan memahami betul apa yang dibutuhkan penyandang disabilitas. Beliau mau merangkul teman-teman disabilitas dalam pengambilan kebijakan saat menjadi Gubernur Jateng. Kami berharap, beliau juga akan merangkul seluruh penyandang disabilitas di Indonesia jika kelak menjadi presiden," harapnya.

Baca juga : Tentang Program Jokowi, Ganjar: Lanjutkan Yang Baik, Perbaiki Yang Kurang

Sementara, Ganjar mendengar banyak masukan dari para penyandang disabilitas. Keluhan, saran dan kritik dia tampung demi memberikan yang terbaik bagi kelompok minoritas itu.

Ganjar mendengarkan beberapa masukan terkait kesetaraan hak aksesibilitas kaum disabilitas khususnya di ruang-ruang publik. Kepada Ganjar, mereka mengeluhkan selama ini kebutuhan akses disabilitas acapkali terpinggirkan.

"Tadi ada yang menyampaikan 'Di sini udah pakai kursi roda, Pak, tapi saya sulit naik tangga, Bapak tolong berikan akses'. 'Pak saya tunanetra, tolong Pak saya berikan jalan ada tandanya dan kami tahu'," kata Ganjar.

Banyak ruang publik yang ada, lanjut Ganjar, kurang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Baca juga : Temui Ketua Sinode GMIT, Ganjar Dapat Masukan Soal Pendidikan Hingga Infrastruktur

Untuk itu, Ganjar berkomitmen mendorong penyediaan inklusivitas infrastruktur seperti ruang publik dan kantor-kantor pemerintahan yang ramah bagi penggunanya, termasuk disabilitas, pada masa pemerintahannya mendatang.

"Saya sudah punya pengalaman saat jadi gubernur. Waktu itu kelompok disabilitas salah satu kelompok yang selalu kami ajak dalam musyawarah perencanaan pembangunan, selain kelompok perempuan dan anak. Inilah cara membuat setara semuanya dan tidak ada yang ditinggalkan, no one left behind," jelas Ganjar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.