Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Ketua TPDI: Ganjar-Mahfud Punya Nyali Berantas KKN di Indonesia
Selasa, 5 Desember 2023 23:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus yakin, Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, ideal jadi pemimpin masa depan. Alasannya, Ganjar-Mahfud berpengalaman di pemerintahan dan tahu betul apa yang jadi prioritas masyarakat.
“Itu telah mereka buktikan saat Ganjar duduk sebagai anggota DPR dua periode dan sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode,” ujar Petrus Selestinus.
Baca juga : Petani Kendari Titip Pesan Ke Ganjar, Kalau Terpilih Berantas Korupsi
Petrus menegaskan, Ganjar-Mahfud juga punya nyali dan berani memberantas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Indonesia.
“Keduanya juga merupakan sosok yang bebas dari KKN. Pak Mahfud, meskipun berasal dari Madura, akan tetapi gaya kepemimpinannya mewakili watak orang timur yang berani dan blak-blakan,” imbuhnya.
Baca juga : Pj Ketua TP PKK Sumsel Tinjau Gerakan Keluarga Indonesia dan Posyandu di Jabar
Petrus menyebut, beberapa contoh gebrakan yang dilakukan Mahfud, seperti membongkar kasus kejahatan Ferdy Sambo, membongkar transaksi janggal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta mengungkap kasus di pegawai pajak Rafael Alun.
“Beberapa kasus itu sudah cukup menjadi dasar bagi kita untuk berharap bahwa pasangan Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud bisa jadi nakhoda bangsa ini dalam lima tahun ke depan,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya