Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Publik Kian Percaya Lembaga Survei
AROPI: LSI Denny JA Paling Dikenal Di Pemilu 2024
Jumat, 8 Maret 2024 16:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemilihan Umum (Pemilu) baik Pileg dan Pilpres hampir berakhir. Untuk Pilpres, sejumlah lembaga survei mengumumkan quick count-nya, pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming sebagai pemenang.
Ketua Umum Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (AROPI) Sunarto Ciptoharjono mengungkapkan, pihaknya telah menggelar survei kepercayaan publik kepada lembaga survei.
Hasilnya, lembaga survei semakin dipercaya oleh masyarakat karena jejak akurasinya di masa lalu. Bahkan, lebih dari 17 pemimpin negara telah memberikan ucapan selamat kepada Prabowo sebagai pemenang Pilpres, meskipun hasil resmi belum diumumkan oleh KPU.
"Ada 17 pemimpin negara sudah memberikan ucapan selamat, seperti Amerika Serikat, Rusia, Inggris, dan Australia. Fenomena ini salah satu indikator bahwa lembaga survei semakin dipercaya sebagai rujukan publik," kata Sunarto Ciptoharjono saat Konferensi Pers, Kepercayaan Terhadap Lembaga Survei 2024 di Hotel Aryaduta, Jumat (8/3/2024).
Baca juga : Unggul Di Survei LKPI, Dendi Suryadi Jadi Calon Kuat Di Pilkada Kukar
Untuk memastikan kepercayaan lembaga survei, AROPI sebagai asosiasi tertua yang membawahi para pollster di Indonesia, telah melakukan survei lapangan dari 26 Januari hingga 6 Februari 2024.
Survei dengan metode Multistage Random Sampling dengan jumlah responden 1.200 orang dan Margin of Error 2,9 persen ini menanyakan secara khusus tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga survei.
Dari hasil survei tersebut, terungkap 75,4 persen responden sangat percaya/cukup percaya terhadap Lembaga survei. Sebanyak 22,5 persen menyatakan menyatakan kurang percaya/tidak percaya sama sekali terhadap Lembaga survei.
"Sebanyak 2,1 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab," paparnya.
Baca juga : PSI Temukan Kejanggalan Penghitungan Suara Pemilu 2024
Apabila dibandingkan dengan survei yang sama yang dilakukan di Pemilu 2019, tingkat kepercayaan terhadap lembaga survei naik sebesar 7,6 persen.
Pada bulan Maret 2019, responden yang sangat percaya/cukup percaya terhadap lembaga survei hanta 67,8 persen. Sedangkan yang menyatakan kurang percaya/tidak percaya sama sekali sebesar 29,0 persen. Selebihnya tidak tahu atau tidak menjawab.
Sementara itu, ditemukan hasil bahwa pemilih Prabowo-Gibran adalah pemilih yang lebih percaya terhadap Lembaga survei sebesar 87 persen, disusul pemilih Ganjar-Mahfud sebesar 69,3 persen dan pemilih Anies-Muhaimin sebesar 59 persen.
Survei juga menanyakan lembaga survei mana yang paling banyak dikenal. Dari pertanyaan itu, terungkap bahwa Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA paling dikenal dengan 52,4 persen, disusul Indikator Politik sebesar 11,5 persen, Indobarometer 7,6 persen, Polltracking 6,1 persen dan SMRC sebesar 4 persen.
Baca juga : Ini Alasan Pemerintah Jagokan ASN Dengan Talenta Digital Pindah Ke IKN
"Dari aneka Lembaga survei yang ada, LSI Denny JA yang paling dikenal karena memang lembaga ini yang paling banyak melakukan publikasi hasil survei," sebutnya.
AROPI, lanjutnya, sebagai asosiasi Lembaga Survei juga memberi panduan di tengah banyaknya lembaga survei abal-abal yang muncul di setiap Pemilu.
"Cara mengeceknya cukup melihat jejaknya, apakah lembaga itu sudah hadir dan akurat di periode waktu sebelumnya," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya