Dark/Light Mode

Setelah Ngomong Pemilu Dan Partai, JK Banyak Diserang Balik

Sabtu, 9 Maret 2024 08:10 WIB
Eks Ketum Golkar Ju­suf Kalla. (Foto: NG Putu Wahyu Rama/RM)
Eks Ketum Golkar Ju­suf Kalla. (Foto: NG Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Omongan eks Ketum Golkar Ju­suf Kalla soal Pemilu 2024 sebagai pemilu terburuk mendapat banyak tanggapan dari politisi. Gara-gara omongan itu, JK diserang balik.

Omongan JK soal pemilu itu disampaikan saat menyampaikan sambutan di acara diskusi dengan tema Election Talk FISIP UI dengan tema "Konsolidasi untuk Demokra­si Pasca Pemilu 2024: Oposisi atau Koalisi" yang digelar di Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Univer­sitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (7/3/2024).

Dalam pidato tersebut, JK me­ngatakan, Pemilu 2024 sebagai pemilu yang terburuk di Indonesia sejak pertama kali digelar tahun 1955. "Saya pernah mengatakan ini adalah pemilu yang terburuk dalam sejarah Indonesia sejak 1955," kata JK.

Baca juga : Tenang, Jakarta Masih Ibu Kota RI

Kata JK, Pemilu kali ini diatur oleh sekelompok kecil orang, yakni orang yang memiliki uang dan orang pemerintahan. Ia pun mengungkap adanya dugaan kecurangan seperti adanya ancaman, penggunaan dana bansos, dan sebagainya.

JK khawatir bila sistem ini men­jadi suatu kebiasaan, Indonesia akan kembali ke zaman otoriter. "Itu saja masalah sebenarnya," tegasnya.

Menurut dia, solusi yang terbaik dugaan kecurangan itu adalah dengan mengklarifikasi secara langsung. Agar siapa pun pemenangnya nanti mendapat legitimasi yang kuat.

Baca juga : Capres Yang Tidak Puas Silakan Ajukan Gugatan

"Pemimpin negara harus mendapat­kan kepercayaan dari rakyat. Solusinya, masalah ini seharusnya disele­saikan secara konstitusional," ucap JK

Ceramah JK soal pemilu ini mendapatkan banyak respons dari politisi. Ketum Golkar Airlangga Hartarto ikut menanggapi. Kata dia, omongan JK itu berkebalikan dengan penilaian masyarakat internasional yang justru memuji pelaksaamn Pemilu di Indo­nesia pada 14 Februari 2024.

"Mayoritas negara yang berkomen­tar menurutnya malah memuji pelaksanaan Pemilu di Indonesia tahun ini," kata Airlangga, di Jakarta, Jumat (8/3/2024).

Baca juga : Harga Beras Dan Ayam Menggila, Rakyat Teriak

Ia mencontohkan pujian yang disampaikan dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASE­AN-Australia yang digelar di Mel­bourne, pada 4-6 Maret 2024. Kata Airlangga, Australia bahkan memuji secara khusus pelaksanaan Pemilu di Indonesia berjalan dengan damai.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.