Dark/Light Mode

Ikut Penjaringan Bupati Subang

Caleg PPP DPR Naik Bus NasDem

Rabu, 23 Maret 2022 07:45 WIB
Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Asep Rochman Dimyati (ARD). (Foto: Istimewa)
Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Asep Rochman Dimyati (ARD). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Subang, Oom Abdul Rohman menanggapi santai pebdaftaran ARD sebagai bakal calon Bupati Subang dari Partai NasDem. Bahkan, ia mengaku senang kadernya ‘laku di pasaran’, hingga diusung partai lain.

“Bagaimana tidak senang. Kader kami dipinang partai lain, (partai) yang lebih besar dan menghebohkan jagat Subang,” sindir Oom, kemarin.

Baca juga : Pamerkan Hasil Pertanian Di Sidang IPU, Puan: Dampaknya Besar

Sementara Ketua DPD NasDem, Eep Hidayat mengaku menerima kedatangan ARD sebagai bakal calon Bupati Subang dengan tangan terbuka. Ia juga mengaku terkesan dengan sosok ARD dan menyebutnya sebagaianak muda yang memiliki potensi.

“Saya mengenal kang Asep (ARD) jauh-jauh hari, ketika mau jadi ketua PAN Subang. Kang Asep datang dan bertemu saya untuk meminta restu saat akan menjadi Ketua PAN Subang. Ini anak muda potensial. Baik sekali hubungan dengansaya, sampai tidak pernah bertengkar,” ujar Eep dalam sambutannya, kemarin.

Baca juga : KPK Perpanjang Penahanan Bupati Langkat Cs

Lebih lanjut, Eep menegaskan, Partai NasDem merupakan rumah bagi siapapun yang memiliki niat baik untuk mengabdikan diri kepada bangsa. Ia memastikan, tidak ada lobi atau dominasi pengurus partai dalam proses penjaringan bakal calon bupati ataupun calon anggota legislatif di Partai NasDem.

“Sekecil apapun suara publik, kami dengar. Makanya, siapapun warga yang mau mencalonkan, ayo, itu hak yang dijamin undang-undang,” cetusnya.

Baca juga : KPK Dalami Perintah Bupati Langkat Tentukan Nilai Fee Proyek Bagi Kontraktor

Mengenai potensi lolos tidaknya ARD dalam penjaringan, Eep menerangkan, semua orang yang mendaftar akan melalui mekanisme yang sama, sesuai dengan koridor strategis kepartaian. Di antaranya, jelas dia, koridor ilmiah, yaitu dengan melihat angka popularitas dan elektabilitas serta hasil survei.

Kedua, lanjut dia, sesuai koridor program yang diajukan bakal calon ke partai. Elektabilitas dan Popularitas jadi kunci. Soal program, sudah ada program yang diajukan, di antaranya program Beras untuk Rakyat sebanyak 6.072 ton dan program UMKM yang akan dibina, dibeli, dan dibagikan lagi ke masyarakat. [EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.