Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Jelang Pilkada 2024, semua partai politik mulai menampilkan figur yang bakal dicalonkan. Ini juga terjadi di wilayah Kota Probolinggo, Jawa Timur. Ibu dan anak berpotensi duel.
Di Probolinggo, saat ini mulai bermunculan para tokoh yang akan maju dan digadang-gadang maju Pilkada.
Baca juga : Biar Kapok, Holywings Kudu Disanksi Tegas
Selain muncul nama baru, ada juga yang berupaya membangun dinasti politik, dengan mendorong keluarganya maju dalam Pilkada Kota Probolinggo mendatang. Bahkan, ibu dan anak dikabarkan bakal berduel dalam perhelatan akbar ini.
Seperti diketahui, setelah mantan Wali Kota Probolinggo Periode 2014–2019 Hj Rukmini mengaku bakal nyalon lagi lewat Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tersiar kabar putranya, Indi Eko Yanuarto, juga siap dicalonkan untuk melawan sang ibu.
Baca juga : AMK Garda Terdepan Antarkan Kemenangan PPP
Saat ditemui wartawan di kediamannya, H Buchori, mantan Wali Kota Probolinggo yang juga suami Hj Rukmini, menjawab kabar pencalonan putra sulungnya dalam Pilkada Kota Probolinggo 2024.
Buchori menegaskan, dirinya mendukung seratus persen putranya maju menjadi calon wali kota Probolinggo 2024. Meski nanti bakal berduel dengan istrinya.
Baca juga : Target Persib: Menang Dan Rotasi Pemain Muda
“Saya melihat kota Probolinggo selama ini belum ada perubahan. Kita perlu pemimpin yang bisa mengubah pembangunan Probolinggo hasil pemimpin sebelumnya,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya