Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ditugasi Airlangga Jadi Bakal Calon Bupati Purworejo, Iim Siap dan Optimistis
Minggu, 19 Mei 2024 21:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Politisi Partai Golkar Imam Teguh Purnomo (Iim) mendapat penugasan dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi bakal calon Bupati Purworejo. Surat Perintah Nomor 613/DPP/GOLKAR/XI/2023 itu diterbitkan pada Iim sejak 20 November 2023.
Berdasarkan penugasan itulah, Iim kemudian mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Bupati Purworejo. Puluhan baliho dan billboard bergambar dirinya disertai tulisan Mas Iim Bakal Calon Bupati Purworejo Periode Tahun 2024-2029 terpasang di beberapa lokasi baik di kota maupun pelosok desa.
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jawa Tengah itu menyampaikan rangkaian hasil penugasan tersebut. “Sebelum adanya surat penugasan, sekitar Januari lalu ada tiga orang bakal calon yang direkomendasikan internal. Yakni saya, Bu Yuli (Hastuti, Ketua DPD Golkar), dan Mas Heru (Kusuma Setiawan, Sekretaris DPD Golkar),” ungkap Iim, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (19/5).
Setelah evaluasi, lanjut Iim, tinggal dua nama yang direkomendasikan, yakni dirinya dan Yuli Hastuti. Keduanya pun sama-sama mendapat surat penugasan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Ia menyebut, nantinya akan ada penilaian dari DPP, karena surat rekomendasi untuk posisi bupati hanya satu. “Kan ada mekanisme, seperti apa, baik popularitas maupun elektabilitas berupa survei yang dilakukan oleh DPP berdasarkan penilaian dari masyarakat,” ucap Iim, yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Tengah ini.
Baca juga : Ribuan Massa Kawal Narjo Daftar Bakal Calon Bupati Brebes
Selain itu, baik dirinya maupun Yuli Hastuti nantinya juga akan ditanya oleh DPP Golkar terkait kesiapan. Hal tersebut penting agar rekomendasi yang diberikan tepat sasaran, sehingga target meraih kemenangan di Purworejo akan terpenuhi.
Mengenai peluang, Iim optimistis meraih hasil dari usaha dan upaya yang dilakukan. Upaya yang sudah dilakukan antara lain silaturahmi dengan beberapa parpol serta tokoh masyarakat, baik dari unsur nasionalis, religius, maupun pegiat seni budaya.
Dia menambahkan, paling lambat akhir Juli 2024 harus sudah ada rekomendasi dari DPP terkait satu nama yang akan dicalonkan menjadi bupati. “Saya selaku kader yang di provinsi dan Bu Yuli yang ada di kabupaten, karena ini di Purworejo maka target DPP harus dijalankan dan disukseskan,” ucapnya.
Gerindra Cukup Jadi Wakil Bupati
Iim terus melakukan safari politik untuk membangun koalisi menuju pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo pada Pilkada serentak 27 November 2024. Belum lama ini, ia sowan ke PKB serta PPP di Purworejo.
Pada Jumat (17/5), ia kembali melakukan safari dan bersilaturahmi dengan pengurus DPC Partai Gerindra. Tak basa-basi, dalam silaturrahmi itu Iim mengajak Gerindra untuk bekerja sama mendukung dirinya pada bursa Pilbup Purworejo.
Baca juga : Bursa Calon Ketua Umum Partai Golkar Makin Ramai
“Teman-teman sudah sama-sama tahu bahwa saya mendapat penugasan untuk menjajaki peluang koalisi dengan partai lain. Dengan silaturrahmi ini kami tentu berharap Golkar-Gerindra bisa bekerjasama,” imbuhnya.
Setelah Gerindra, Iim akan menjajaki peluang koalisi dengan partai lain. Ia ingin mewujudkan koalisi besar demi kemenangan pada Pilkada nanti.
Ia sadar bahwa Golkar hanya memiliki delapan kursi di DPRD Purworejo. Setidaknya Golkar masih membutuhkan satu partai pemilik kursi di DPRD agar dapat melenggang menuju Pilbup.
“Setelah Gerindra, kalau bisa semua partai akan kami datangi. Termasuk Demokrat, NasDem, bahkan PDI Perjuangan," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPC Partai Gerindra Purworejo Hamdan Azhari mengemukakan, sejauh ini sudah ada empat partai dan figur mengetuk pintu Gerindra. Kendati demikian, terkait arah koalisi partainya belum menentukan pilihan
Baca juga : Aspri Iriana Jokowi Daftar Jadi Bakal Cawalkot Bogor Lewat Demokrat
“Sebelumnya yang sudah itu Demokrat, PPP, Ibu Yuli Hastuti dari Golkar, dan malam ini Pak Imam dari Golkar lagi. Kami memang sedang melakukan penjaringan. Peluang koalisi masih terbuka lebar,” kata Hamdan.
Pada Pemilu 14 Februari lalu, Gerindra berhasil meraih 5 kursi di DPRD Purworejo. Hamdan menyadari bahwa sulit bagi Gerindra untuk mencalonkan kadernya maju sebagai calon bupati. Untuk itu, ia rela meski hanya memperoleh jatah calon wakil bupati dalam koalisi yang sedang dibangun itu.
“Gerindra kursinya sedikit di DPRD, jadi cukup A-2 (wakil bupati) saja. Kami tidak akan muluk-muluk, cukup wakil dan itu harus menang,” imbuhnya.
Hamdan menambahkan, Gerindra telah menyiapkan beberapa kader terbaik di Purworejo. Dipastikan mereka sudah teruji dan mampu mendulang kemenangan di Pilkada nanti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya