Dark/Light Mode

Temui SBY Dan Tokoh-tokoh Nasional

MPR Bunyikan Lagi Amandemen

Rabu, 29 Mei 2024 08:15 WIB
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjabat tangan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo sebelum melakukan pertemuan tertutup di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/5/2024). (Foto: Antara Foto/Yulius Satria Wijaya/tom)
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjabat tangan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo sebelum melakukan pertemuan tertutup di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/5/2024). (Foto: Antara Foto/Yulius Satria Wijaya/tom)

RM.id  Rakyat Merdeka - Amandemen Undang-Undang Dasar 1945 yang sudah lama sunyi, kini dibunyikan lagi oleh MPR. Lembaga tinggi negara ini pun mulai sibuk cari dukungan politik ke tokoh-tokoh nasional. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi salah satu tokoh yang disambangi para pimpinan MPR.

Kunjungan yang dikemas dalam safari kebangsaan itu, dipimpin langsung Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Tiga Wakil Ketua MPR; Ahmad Basarah, Hidayat Nurwahid, dan Syarief Hasan, turut bertandang ke kediaman SBY, di Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/5/2024).

SBY menyambut langsung 4 pimpinan MPR itu, di halaman samping rumahnya. Setelah itu SBY mengajak satu per satu pimpinan MPR masuk ke rumahnya.

Ayah dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Agus Harimurti Yudhoyono itu, bahkan telah menyiapkan ruangan khusus untuk menyambut keempat tamunya tersebut. Bamsoet dan kawan-kawan dipersilakan menyampaikan maksudnya di ruangan yang dipenuhi hasil lukisan SBY.

Baca juga : Potongan Gaji Tapera 3 Pesen Menghebohkan

Di ruangan ini, mereka berdiskusi banyak hal. Ditemani sebotol air minum kecil beserta gelasnya. Sesekali, SBY tampak tersenyum ketika mendengarkan paparan yang disampaikan Bamsoet.

SBY mengaku, dirinya dan keempat pimpinan MPR akan membahas situasi bernegara di Indonesia. “Mendiskusikan kerangka bernegara, tentu ada yang terwujud, ada yang belum terwujud, dalam sejarah bernegara,” kata SBY, saat menyambut kedatangan pimpinan MPR.

SBY yakin dirinya dan keempat pimpinan MPR punya tujuan sama dalam membangun Indonesia menjadi lebih baik. “DNA kita itu sama, sama-sama mencintai negeri ini,” sambung SBY.

Di kesempatan sama, Bamsoet mengungkapkan banyak hal yang dibahas dengan SBY. Salah satunya pandangan SBY terhadap politik militer. Mengingat, karir pofesional SBY berawal dari seorang anggota TNI.

Baca juga : Presiden: Ketahanan Energi, Pangan & Air Penting Dijaga

“Lalu pandangan-pandangan tentang pertahanan dan keamanan termasuk dalam masalah-masalah konstitusi,” papar Bamsoet.

SBY juga memberikan masukan terkait amandemen konstitusi yang harus dijalankan sesuai visi misi seorang Presiden. Menurut Bamsoet, SBY berpandangan, amandemen konstitusi punya nilai penting untuk program pembangunan bangsa dalam jangka panjang.

“Pak SBY berpandangan, amandemen atas Undang-Undang Dasar bukanlah hal yang tabu,” beber Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Kata Bamsoet, SBY sependapat dengan pentingnya bangsa ini memiliki road map, bintang pengarah program pembangunan jangka panjang berkesinambungan. “Namun, tetap selaras dengan visi-misi presiden yang berjalan,” ujar Bamsoet, menirukan ucapan SBY.

Baca juga : PKB Mulai Kampanyekan Kiai Marzuki Mustamar

Menurutnya, visi misi Presiden itu mesti sejalan dengan bangsa yang ada dalam Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). “Yang punya paham sebagai cerminan pembukaan UUD yang mencerminkan tentang jaminan negara terhadap kesejahteraan rakyatnya terkait dengan kesehatan, pendidikan, dan pemberantasan kemiskinan,” jelas mantan Ketua DPR itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.