Dark/Light Mode

Menkominfo Budi Arie Serukan Pilkada 2024 Damai Tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian

Kamis, 30 Mei 2024 13:28 WIB
Menkominfo Budi Arie Serukan Pilkada 2024 Damai Tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian

 Sebelumnya 
Sementara itu di sejumlah provinsi, seperti di Maluku, elite politik di juga memberikan komitmen untuk menyambut Pilkada dengan damai dan tanpa memanfaatkan isu-isu SARA.

Kepolisian Daerah Maluku menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan persaudaraan dalam kompetisi politik.

Semua pihak, terutama calon dan tim suksesnya, untuk menghindari politik adu domba dan fokus pada penyusunan program serta adu gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Baca juga : Jorji Melangkah Mulus, Leo Dan Daniel Tersingkir

Jelang Pilkada 2024, partisipasi dan peran aktif seluruh elemen masyarakat sangatlah penting dalam menciptakan Pilkada yang sehat, aman, dan bermartabat.

Semua pihak juga perlu berkomitmen untuk menjaga integritas dan kualitas proses Pilkada, dengan mengedepankan dialog, kerja sama, dan partisipasi aktif.

Menciptakan Pilkada yang beradab, bertanggung jawab, dan menghormati perbedaan.

Baca juga : Menteri Budi Arie Ajak Sekjen DCO Majukan Ekonomi Digital Di Negara Berkembang

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menjelaskan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 ini produksi hoaks di media sosial semakin hari dirasa semakin meningkat.

"Meski hoaks ini kerap diperbincangkan di seluruh lapisan masyarakat, namun, tak pernah ada yang mengungkap darimana dan siapa yang memproduksi kabar bohong tersebut selama ini," jelas Dedi usai kegiatan diskusi politik peluang pilkada di Kota Cimahi dan Kota Bandung, Rabu 29 Mei 2024 di Dipatiukur Bandung.

Ditambahkannya, masifnya penyebaran hoaks yang terjadi saat ini, mau tidak mau memaksa kita semua untuk turut andil dalam melakukan sosialisasi gerakan anti hoaks.

Baca juga : Kinerja Manufaktur Kudu Lari Kencang

"Langkah pemerintah melalui Kemenkominfo bersama Polri patut kita apresiasi. Berbagai langkah pencegahan dilakukan dalam mengantisipasi beredarnya hoaks saat pilkada serentak 2024 nanti di masyarakat. Termasuk para parpol peserta pemilu yang harus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tak mudah percaya dengan isu-isu yang beredar, serta membiasakan untuk memverifikasi setiap informasi yang ada," paparnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.