Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) mengeluarkan hasil survei preferensi masyarakat Kabupaten Demak dalam memilih bakal Calon Bupati (Cabup) di Pilkada 2024.
Survei ini menyigi elektabilitas dan popularitas nama-nama Cabup yang muncul atau yang sudah mendaftarkan diri kepada partai politik.
Direktur Eksekutive LKPI Togu Lubis memaparkan, survei membuktikan, tingkat elektabilitas Cabup Demak dalam pilihan top of mind dimenangkan pengusaha CEO Utama Group Teguh Sapto Utomo dengan angka 20,9 persen.
Disusul posisi kedua anggota DPRD Edi Sayudi (19,4 persen), Bupati petahana Eisti'anah (19,2 persen), Wakil Bupati Petahana Ali Makhsun (7,1 persen), Ketua DPRD Fahrudin Bisri Selamet (5,2 persen), mantan Sekda Singgih Setyono (4,7 persen), Wakil Ketua DPRD Maskuri (4,1 persen).
"Sedangkan nama lainnya di bawah 2 persen, dan yang tidak memberikan pilihan 10,8 persen," papar Lubis dalam keterangannya, Selasa (9/7/2024).
Baca juga : Sukseskan Pilkada 2024, tvOne Gandeng Platform Berteknologi AI
LKPI, lanjut Lubis, juga melakukan survei mengenai tingkat elektabilitas Cabup Demak dengan simulasi empat nama bakal calon dengan pertanyaan tertutup.
Hasilnya, posisi pertama dimenangkan Teguh Sapto Utomo 25,3 persem, disusul Edi Sayudi 24,7 persen, Eisti'anah 22,4 persen, dan 4 Ali Makhsun 9,3 persen. Sedangkan yang tidak memberikan pilihan 18,3 persen.
Namun demikian, Lubis mengungkapkan, Eistianah, bupati yang sekarang masih menjabat memiliki nilai lebih sebagai petahana. Dia sudah dikenal masyarakat Demak secara luas.
"Namun hasil survei LKPI menunjukan tingkat kepuasan masyarakat Demak terhadap kinerja Eistianah menunjukan angka prosentase sebesar 51,7 persen," kata Lubis.
Lubis menjelaskan, hasil survei ini juga menunjukan belum satupun kandidat Cabup yang mendominasi tingkat keterpilihan hingga mendekati kisaran 25 persen.
Baca juga : Survei GRC: Mantan Bupati Jember Faida Kalahkan Petahana
Karena itu, Lubis menyarankan, kandidat Cabup yang berminat maju dalam pIlkada Demak, mulai sekarang lebih banyak tampil di tengah masyarakat. Khususnya mengenal lebih dekat permasalahan yang dihadapi masyarakat Demak.
Menurutnya, para Cabup itu juga harus sudah membangun jaringan dengan berbagai stakeholders masyarakat. Kalau diamati, kata Lubis, saat ini baik kandidat maupun partai masih banyak yang nunggu perkembangan pusat.
Karena itu, sambungnya, survei ini bisa menjadi masukan atau informasi bagi para elite partai untuk mengambil keputusan dalam menentukan figur siapa yang akan diusung sebagai Cabup Demak.
Untuk diketahui, survei LKPI dilakukan mulai 26 Juni-6 Juli 2024.Sample yang digunakan yakni sebanyak 1.200 responden dengan batas toleransi kesalahan (margin of error) sebesar +/- 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei ini mengambil sampel di desa/kelurahan terpilih yang tersebar di Kabupaten Demak. Responden terpilih berusia minimal 17 tahun atau sudah memenuhi syarat sebagai pemilih.
Baca juga : Jerman Vs Spanyol, Bak Laga Final Piala Dunia
Proses pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner terstruktur (structured interview).
Sampel dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling). Pewawancara mendatangi nama-nama responden yang menggunakan hak pilihnya tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya