Dark/Light Mode

Lawan Calon Petahana

Golkar, PKS, Dan PDIP Koalisi Di Pilbup Bandung

Kamis, 11 Juli 2024 07:30 WIB
Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung Sugianto
Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung Sugianto

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sepakat berkoalisi untuk menghadapi Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung, Jawa Barat (Jabar) 2024.

KoalisiPartai Golkar, PKS dan PDIP ini mengusung tagline Alus Pisan, yaitu akronim dari Agamis, Lestari/Luhung, Unggul, Sejahtera, Happy dan Berkesan. Koalisi ini akan menghadapi “Koalisi BEDAS” yang mengusung Bupati Bandung petahana, Dadang Supriatna.

Dadang dicalonkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Nasionalis Demokrat (NasDem), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Diketahui, Partai Golkar Kabupaten Bandung telah mengusung Sahrul Gunawan sebagai calon bupati (cabup) Bandung. Sahrul Gunawan masih men­jabat Wakil Bupati Bandung periode 2021-2024.

Sedangkan, PKS juga telahmemunculkan nama Wakil Bupati Bandung periode 2016-2021 Gun Gun Gunawan. PKS mencalonkan Gun Gun Gunawan sebagai cabup Bandung 2024.

Baca juga : Cak Imin: PKB Tetap Kuat Karena Konsisten

Tampaknya, pada Pilpub Bandung ini sudah terlepas dari ikatan koalisi Pemilihan Presiden 2024. Partai Koalisi Indonesia Maju, Koalisi Perubahan dan Koalisi Gandjar-Mahfud, tidak lagi satu suara. Bahkan, pada Pilbup Bandung justru menyatu­kan partai yang berbeda koalisi di Pilpres 2024.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung Sugianto mengatakan,tiga partai politik (parpol) men­jalin kerja sama untuk meng­hadapi Pilbup Bandung 2024. Kesepakatan kerja sama sudah dii­nisiasi sejak lama dan akhirnya di­sahkan pada Minggu (7/7/2024).

“Poin-poin yang disepakati, bagaimana kita membangun kesepahaman terlebih dahu­lu, terutama jelang pilkada serentak 27 November,” ujar Sugainto dalam keterangannya, Rabu (10/7/2024).

Sugianto membeberkan, usai kesepakatan koalisi, masing-masing parpol akan melaku­kan konsolidasi basis massa di tingkat bawah. Partai Golkar, membuka peluang bagi parpol non-parlemen untuk bergabung dalam koalisi.

“Golkar siap bertarung di Pilbup Bandung 2024,” tegasnya.

Baca juga : Penambahan Rangkaian KRL Sangat Didamba-dambakan

Terkait nama cabup dan cawabup yang akan diusung, Sugianto mengatakan, masing-masing par­pol akan membahasnya sendiri-sendiri. Selanjutnya, oleh parpol akan dibahas dalam koalisi.

“Ada dinamika di parpol masing-masing, baik cabup-cawabup. Tapi kami punya kriteria yang disepakati,” kata Sugianto.

Sementara, Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Gun Gun Gunawan mengatakan, setiap partai pasti memiliki cara pan­dang dan calon yang diusung. Dia mengatakan, dinamika tersebut harus dihormati oleh masing-masing parpol.

“Meski berbeda, tapi kita mesti memiliki cara pandang yang sama untuk bisa mewarnai Kabupaten Bandung,” ucap Gun Gun dalam keterangannya, Rabu (10/7/2024).

Gun Gun mengatakan, komunikasi PKS, Golkar dan PDIP bukan hanya terjadi pasca deklarasi, tapi pada hari-hari selan­jutnya akan lebih sering dilaku­kan untuk menghadapi Pilbup Bandung. “Kami akan semakin intens komunikasi,” tandasnya.

Baca juga : Kinerja BUMN Kudu Lebih Baik

Bacabup Bandung dari Partai Golkar, Sahrul Gunawan mengatakan, tidak menutup kemungkinan bisa berpasangan dengan Gun Gun Gunawan di Pilbup Bandung. Apalagi, jika per­mintaan tersebut datang dari masyarakat.

“Namun saya kira partai yang menentukan. Yang penting, kami yang ditugaskan oleh partai ini bekerja semaksimal mungkin,” ujar Sahrul dalam keterangan­nya, Rabu (10/7/2024).

Sahrul mengaku, telah berte­man sejak lama dengan Gun Gun Gunawan. Bahkan, pada kontestasi Pilbup Bandung 2016 juga hampir berpasangan.

“Jadi, potensi untuk berpasan­gan dalam Pilbup Bandung ini mungkin saja,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.