Dark/Light Mode

Hadiri Majelis Sholawat Hari Santri Nasional

Ahmad Luthfi Sebut Maju Pilgub Ikhtiar Menimba Dan Amalkan Ilmu

Sabtu, 26 Oktober 2024 16:55 WIB
Calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Majelis Sholawat dalam puncak perayaan Hari Santri Nasional 2024 di Pondok Pesantren Kyai Abdul Jalal, Kalioso, Kali Jambe, Sragen, Jumat (25/10/2024) malam. Foto: Istimewa
Calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Majelis Sholawat dalam puncak perayaan Hari Santri Nasional 2024 di Pondok Pesantren Kyai Abdul Jalal, Kalioso, Kali Jambe, Sragen, Jumat (25/10/2024) malam. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ahmad Luthfi menegaskan, pencalonannya sebagai Gubernur Jawa Tengah merupakan bagian dari ikhtiar untuk menimba dan mengamalkan ilmu sebagai seorang santri.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Majelis Sholawat dalam puncak perayaan Hari Santri Nasional 2024 di Pondok Pesantren KIai Abdul Jalal, Kalioso, Kali Jambe, Sragen, Jumat (25/10/2024) malam.

Acara ini turut dihadiri sejumlah kyai dan pengasuh pesantren dari Boyolali, Karanganyar, dan Sragen, serta tokoh penting seperti Habib Anis bin Haidar bin Yahya, Ketua DPW Forum Komunikasi Santri Indonesia dan Cak Natsir Sahib, Ketua DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia.

Dalam sambutannya, Luthfi menegaskan, bahwa identitas santri adalah prinsip yang selalu ia pegang dalam setiap langkah hidupnya.

Baca juga : Hari Santri Nasional, Generasi Muda Makin Cakap Digital

"Saya ini santri. Dan santri sampai kapanpun tetaplah santri," ungkapnya.

Menurut Luthfi, seorang santri tidak boleh berhenti menuntut ilmu dan mengabdi kepada masyarakat.

"Pencalonan ini adalah bagian dari ikhtiar untuk terus belajar dan membaktikan ilmu. Maka izinkan saya, sebagai santri, menebar manfaat bagi orang banyak," ujarnya.

Dia juga mengaitkan tema Hari Santri Nasional tahun ini, Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan, dengan komitmennya untuk melanjutkan peran santri dalam pemerintahan.

Baca juga : Lindungi Generasi Penerus Dari Bahaya Dunia Digital

"Menyambung juang berarti melanjutkan perjuangan santri di berbagai bidang, termasuk Pemerintahan, sementara merengkuh masa depan berarti mengimplementasikan ilmu untuk mempersiapkan Jawa Tengah menyongsong Indonesia Emas 2045," jelas Luthfi.

Dalam sambutannya Luthfi juga menyempatkan diri mengabsen para penjual kacang dan es teh yang meramaikan acara. Baginya, keberadaan para pedagang itu bukan sekadar pelengkap, tapi bagian penting perekonomian lokal.

"UMKM adalah pilar ekonomi," ujarnya.

Para kiai dan tokoh yang hadir turut mendoakan agar pasangan Luthfi-Yasin berhasil memenangkan kontestasi Pilgub Jawa Tengah, seraya memohon keberkahan bagi Jawa Tengah dan Indonesia. Habib Anis bin Haidar bin Yahya menekankan pentingnya kehadiran sosok santri dalam pemerintahan.

Baca juga : Pendatang Baru Beringin, Ahmad Labib Siap Pegang Amanah

"Kita patut bangga dan bersyukur karena ada juga santri, dari kalangan santri yang ikut andil dan kontribusi untuk kemajuan bangsa. Beliau ini, Pak Ahmad Luthfi, yang tidak diragukan lagi kesantriannya," ungkapnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.