Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Akmal Malik Sulap Eks Konsesi Tambang Jadi Lahan Produktif
Jumat, 21 Februari 2025 10:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Upaya mantan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik menyulap lahan bekas tambang menjadi produktif membuahkan hasil.
Di atas lahan eks tambang di Sungai Seluang Kutai Kartanegara Kaltim itu, kini sudah tumbuh kopi jenis liberica. Kopi ini memang cocok ditanam di lokasi bawah seperti eks tambang.
Selain itu, juga terdapat aneka tanaman seperti jeruk, kemiri sunan, jambu kristal, serta rumput jenis odot dan tanaman endemik lainnya.
Baca juga : Soal Penghematan Anggaran, Siapakah Raja Kecil yang Berani Melawan Presiden
"Yang penting kita berbuat, jangan pedulikan anggapan orang karena perspektif mereka pasti berbeda. Tapi jika nanti lahan ini menjadi hijau, mereka akan tahu bahwa kita sudah berbuat untuk alam ini,” kata Akmal, dalam keterangannya, Jumat (21/2/2025).
Akmal menegaskan bahwa ikhtiar kecil ini tetap harus dikerjakan untuk menjaga kelestarian alam dari lahan bekas eks tambang.
“Intinya kita ingin agar ini kembali hijau. Kita mulai dari yang kecil dan jangan pernah berpikir melakukan hal yang besar, kalau hal kecil seperti ini saja tidak berhasil,” jelas Akmal.
Baca juga : PEP Prabumulih Sukses Tambah Pasokan Gas Domestik
Aksi penghijauan ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, pada awal Februari lalu, Akmal Malik bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan siswa SMK Utama Al Jabar Samboja juga telah melakukan penanaman di lokasi yang sama.
Akmal berharap program penghijauan ini dapat terus berlanjut, bahkan setelah gubernur definitif dilantik. Ia juga mendorong keterlibatan aktif dari setiap OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya serupa.
Harapannya, satu OPD memiliki satu tempat sebagai pilot project. "Minimal satu atau dua hektare," imbuh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu.
Baca juga : TriJaya Delapandelapan Segera Temui Pemda Seram Bagian Barat
Di hadapan para siswa-siswi, SMK Utama Al Jabar Samboja, Akmal menyampaikan kegembiraannya serta mengapresiasi semangat para siswa SMK melakukan aksi nyata merehabilitasi lahan bekas tambang agar kembali produktif dan kembali hijau.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tetap fokus pada aksi nyata tanpa terlalu memikirkan pandangan negatif dari pihak lain. Akmal menjelaskan bahwa SMK Utama Al Jabar telah menjadi pionir dalam menyelesaikan persoalan lahan eks tambang di Kaltim.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan generasi muda, melalui aksi nyata penghijauan di lahan eks tambang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya