Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Demi Menangkan Machfud-Mujiaman Di Pilkada Surabaya, Timses Berani Ambil Risiko Terberat
Senin, 5 Oktober 2020 16:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Akhmad Miftachul Ulum begitu gigih untuk memenangkan jagoannya di Pilkada Kota Surabaya 2020. Sebagai tim sukses Machfud Arifin-Mujiaman, Ulum bahkan menegaskan kepada barisannya untuk memekikkan slogan penjara atau menang.
“Tagline yang saya sampaikan ke teman-teman, penjara atau menang. Itu artinya, apa pun kita harus lakukan demi kemenangan Pak Machfud Arifin,” ungkap Ulum, dengan nada serius di acara YouTube Channel 332, Senin (5/10).
Baca juga : Generasi Milenial Diingatkan Sadar Protokol Kesehatan Di Pilkada Serentak 2020
Sekalipun menyebut kata penjara, bukan berarti timnya akan melawan hukum. Semua upaya pemenangan akan dijalankan sesuai aturan yang ada. “Yang jelas, kita harus taati Undang-Undang dan mentaati aturan. Sehingga kemenangan prioritas utama kami,” tegasnya.
Pernyataan ini bukan yang pertama kali dilontarkan Ulum. Di akun instagramnya, @cak_uluum, dia juga mengunggah poster bertuliskan ”Penjara atau Menang”. ”Kalau sudah menentukan pilihan, jangan setengah hati. Harus berani ambil risiko apa pun bentuknya,” tegas Ulum menyertakan caption poster tersebut.
Baca juga : Pengamat: Meski Dibantai Kroasia 7-1, Timnas Indonesia U-19 Berani Main Terbuka
Sebelumnya, pada 19 Agustus 2020 dia juga pernah mengucapkan pernyataan yang sama. “Jangan takut, pokoknya jangan takut. Siapa pun lawannya semua harus dilawan,” tandasnya.
Bahkan, pria yang akrab disapa Cak Ulum ini menegaskan, Tim Machfud Arifin-Mujiaman harus berani ambil risiko apa pun bentuknya. “Kita harus berani fight demi kemenangan MA, meski ujung-ujungnya kita dipenjara,” tegasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya