Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Warning Ketua DPRD Sumbar Pasca Pelantikan Calon
Gubernur Terpilih Jangan Lakukan Politik Balas Budi
Sabtu, 20 Februari 2021 06:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat (KPU Sumbar) secara resmi menetapkan Mahyeldi Ansharullah-Audy Djoinaldy sebagai Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) terpilih Sumbar. Keduanya diingatkan menjalankan amanah dengan baik. Tanpa melakukan politik balas budi usai dilantik.
Peringatan ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Supardi. Baik balas budi untuk kelompok, maupun tim sukses (timses). Dia mengaku mendapat informasi, bahwa akan ada semacam eksodus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pejabat daerah, asal kota maupun kabupaten, yang bakal pindah mengisi jabatan di Pemprov Sumbar.
Menurut Supardi, ASN adalah jabatan jenjang karier yang memiliki target tertentu. Melakukan politik balas budi akan merusak hubungan komunikasi, sinergitas, silaturahmi antara ASN dengan ASN lainnya.
Baca juga : Jalin Kerja Sama, Pegadaian Ajak Mitra Kurir Lazada Logistics Menjadi Agen
Diharapkan, yang mengisi jabatan Biro dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) adalah orang yang berkompeten. Gubernur terpilih harus menempatkan para kepala OPD dan Kepala Biro berdasarkan kompetensi dan komitmen mereka. “Tidak berdasarkan kepentingan kelompok,” ujarnya.
Supardi menjelaskan, Pemprov Sumbar butuh orang-orang yang benar-benar paham dengan tugasnya. Dia juga mengingatkan, Gubernur baru nanti mengevaluasi kebijakan gubernur sebelumnya. Mana kebijakan yang bisa dilanjutkan, dilanjutkan. Kalau tidak ada urgensinya, tidak usah dilanjutkan.
“Lalu, gubernur baru harus punya inovasi. Karena tantangan kedepan lebih berat ketimbang tahun lalu,” ujarnya.
Baca juga : Pakar : Minum Air Pakai Galon Guna Ulang, Aman dikonsumsi
Ditambahkan, saat ini, pandemi Covid-19 masih berlangsung. Diharapkan, ada inovasi dari Gubernur-Wagub baru terpilih. Terutama, dalam bidang ekonomi yang hancur akibat pandemi. Pertumbuhan ekonomi masyarakat harus betul-betul meningkat.
Supardi mengingatkan, inovasi itu jangan hanya teori di atas kertas. Tapi bagaimana inovasi itu benar-benar terasa oleh masyarakat.
Kemarin, pasangan Mahyeldi-Audy ditetapkan sebagai Gubernur-Wagub Sumbar terpilih oleh KPU Sumbar dalam rapat pleno terbuka di Grand Inna Padang. Penetapan tertera dalam SK Nomor 36/PL.02.7-BA/13/KPU-Prov/II/2021. Ketua KPU Sumbar, Yanuk Sri Mulyani, mengantarkan langsung hasil pleno penetapan SK Gubernur dan Wagub terpilih ke DPRD Sumbar. SK itu diterima langsung Ketua DPRD Sumbar Supardi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya