Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tahta Dan "Rakyat Gorengan"

Minggu, 2 Januari 2022 06:54 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Tahun 2022 dibuka dengan semangat optimis oleh Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dia yakin, pandemi Covid-19 akan dikalahkan pada tahun ini.

Setelah Covid-19 dikalahkan, lalu apa? Bagaimana kehidupan pasca Covid?

Berita Terkait : Tahun Baru Dan 2 Agenda

Ada yang meramal yang besar-besar, misalnya demokratisasi yang terancam, munculnya kembali “orang-orang kuat”, atau manusia yang kian terjerat teknologi.

Ada juga yang memprediksi kehidupan sehari-hari. Kemarin misalnya, media sosial dihiasi pengumuman di kaca samping gerobak gorengan. Isinya: Mulai 1 Januari Harga Gorengan Jadi Rp 2.000.

Berita Terkait : Data, Metaverse Dan Bungkus Bakwan

Kenaikan itu karena bahan bakunya naik. Harga minyak goreng naik. Harga gas juga naik. Di salah satu warung sembako, kemarin, juga dipasang pengumuman: Gas Tabung Besar Rp 180 ribu. Biasanya 150 atau 155 ribu rupiah.

Itulah realitas kehidupan yang dihadapi rakyat. Tampak “sepele”, tapi harga gorengan di pinggir jalan bisa menggambarkan banyak hal. Mencerminkan arah keberpihakan. Kebijakan. Realitas sosial.
 Selanjutnya