Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Warna-warni Survei Capres

Senin, 13 Maret 2023 09:49 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Survei yang mengukur elektabilitas capres semakin marak. Hampir setiap pekan ada rilis hasil survei baru. Lembaga yang melakukan survei juga sangat banyak. Ada lembaga lama yang sudah punya nama, ada juga lembaga baru yang sedang merintis.

Dari sejumlah survei itu, nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto (penyebutan diurutkan berdasarkan abjad) selalu masuk dalam tiga besar. Namun, kadang-kadang hasilnya warna-warni. Ada yang menempatkan Anies sebagai pemegang puncak elektabilitas, ada yang mengunggulkan Ganjar, ada juga yang memenangkan Prabowo.

Baca juga : Politisi Muda, Tunjukkan Aksimu

Kondisi ini kadang-kadang membuat bingung publik. Kecurigaan pun muncul. Jangan-jangan lembaga tertentu sudah dikontrak calon tertentu, sehingga hasil surveinya tinggi. Apalagi, “belangnya” lembaga survei pernah dibongkar Darel Huff, penulis asal Amerika Serikat, dalam bukunya yang berjudul “How to lie with statistics”, yang terjemahan bahasa Indonesia-nya “Berbohong dengan Statistik”.

Meski demikian, sebaiknya publik tidak berburuk sangka terlebih dahulu. Kita memang paham, sebagian lembaga survei yang ada sudah merangkap sebagai konsultan politik. Tapi, bukan berarti mereka memanipulasi hasil surveinya.

Baca juga : Plus & Minus Terbuka & Tertutup

Namun, agar kecurigaan di publik tidak liar, sebaiknya lembaga survei juga dapat menjelaskan mengapa hasil penelitian yang mereka dapatkan berbeda.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.