Dark/Light Mode
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Benteng pertahanan budaya sebuah bangsa akan kokoh kalau punya nilai-nilai kuat yang dianut. Nilai-nilai yang menjadi sistem keyakinan bersama. Nilai-nilai ini akan mewarnai perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nilai yang telah terinternalisasi dalam belief system inilah yang akan melahirkan tindakan, perbuatan, dan kebiasaan. Ya, kebiasaan kolektif sebuah bangsa. Kebiasaan itu mengandung arti bahwa nilai-nilai itu telah merasuk dan membentuk jam biologis setiap warga bangsa. Kebiasaan itu akan menentukan dan mengkristal menjadi kenyataan hidup yang dilakoni bersama.
Baca juga : 2 Dekade Mercedes-Benz Club Indonesia Dirayakan dengan Jambore Nasional MB Club INA
Semua akan saling terlihat, saling terdengar, dan saling terasa. Kebiasaan itu menjadi wajah bangsa. Nilai-nilai kebangsaan yang merealita ini menentukan relasi antar sesama warga negara. Kesepakatan-kesepakatan. Pada akhirnya akan menjadi identitas: jati diri bangsa.
Pemerintah berusaha untuk selalu mengkampanyekan kembali Pancasila. Dengan berbagai cara Pancasila harus menjadi nilai yang melandasi setiap gerak perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca juga : Terlalu Banyak Potongan
Penanaman nilai-nilai Pancasila harus dikuatkan kembali. Sebab, dalam praktik di masyarakat akhir-akhir ini, sebagai sistem nilai yang telah disepakati bersama, Pancasila nyaris memudar.
Tokoh-tokoh yang dilibatkan dalam merevitalisasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat bukan sembarang. Banyak orang berpendidikan dan pernah menduduki posisi penting di negeri ini. Beberapa di antaranya keturunan para founding fathers bangsa ini.
Baca juga : Cegah Bencana Alam
Semoga para tokoh ini dapat menemukan formula repackaging yang tepat, yang bisa diterima luas oleh masyarakat, termasuk generasi milenial. Generasi masa depan bangsa ini. Sehingga, ketika mereka tampil memimpin di masa depan nanti, mereka hidup dengan nilai-nilai yang jelas ke-Indonesiaannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.