Dark/Light Mode
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Arah tidak hanya ditentukan oleh keputusan besar. Ia juga ditentukan oleh apa yang dibiarkan berjalan. Setelah melewati tekanan dan koreksi, April menghadapkan negara pada satu pertanyaan sederhana: ke mana sebenarnya kita bergerak? Bukan apa yang dikatakan, tetapi apa yang dijalankan.
Selama beberapa bulan terakhir, tanda-tanda perubahan dan tanda-tanda stagnasi muncul bersamaan. Ada upaya memperbaiki, tetapi juga kecenderungan kembali pada pola lama. Kebijakan diperbarui, tetapi implementasi tidak selalu berubah. Di titik ini, arah menjadi tidak sepenuhnya jelas.
Baca juga : Keberpihakan yang Nyata
Masalahnya sering bukan pada ketidaktahuan, tetapi pada ketidaktegasan. Negara tahu apa yang perlu diperbaiki, tetapi tidak selalu memilih untuk melakukannya secara konsisten. Tekanan mereda, perhatian publik bergeser, dan dorongan untuk berubah ikut melemah.
Dalam situasi seperti ini, tidak memilih menjadi pilihan tersendiri. Ia tampak netral, tetapi sebenarnya menentukan. Ketika negara tidak mengambil langkah baru, ia secara diam-diam melanjutkan yang lama. Ketika tidak ada keputusan untuk berubah, maka arah lama tetap menjadi jalur utama.
Baca juga : Pelayanan yang Berarti
Charles E. Lindblom dalam konsep muddling through menunjukkan bahwa banyak kebijakan publik berkembang secara bertahap tanpa arah yang jelas, mengikuti penyesuaian kecil daripada keputusan besar (The Science of Muddling Through, 1959). Pendekatan ini mungkin praktis, tetapi berisiko jika digunakan untuk menghindari perubahan yang diperlukan.
Arah yang dipilih harus terlihat dalam konsistensi. Apakah kebijakan tetap berpihak? Apakah layanan semakin membaik? Apakah kepercayaan mulai pulih? Tanpa indikator ini, arah hanya menjadi pernyataan, bukan kenyataan.
Baca juga : Negara yang Mendekat
Tidak memilih juga adalah pilihan. Ia mungkin terasa aman, tetapi sering membawa negara kembali ke titik awal. Arah yang jelas membutuhkan keberanian—untuk menetapkan, menjaga, dan menjalankan. Tanpa itu, perjalanan hanya akan berputar tanpa benar-benar bergerak maju.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.