Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wartawan Senior
Sebelumnya
Namun tentu yang menarik adalah sikap Amerika yang meletakkan pandemi sebagai penjajahan. Oleh karena demikian mindset-nya, maka kebijakan dan program yang dijalankan pendekatan 'militeristik', perang melawan penjajah yang mesti dimenangkan. Dan dalam hal ini, Biden banyak menerjukan pasukan intelnya untuk mematikan penyebar Covid.
Baca juga : Kejahatan Mafia Pandemi
Artinya, tidak cuma diselesaikan dengan pendekatan medis tapi sudah strategi politik. Hasil dari gabungan operasi militer dan kalangan dunia medis inilah yang melahirkan kerja totalitas mengusir kolonialis-globalis: virus dan benih-benihnya yang telah memporak-poranda kehidupan agama dan negara. Dengan kepemimpinan yang kuat Biden bisa mengendalikan situasi.
Kita berharap, Indonesia juga demikian. Militer turun. Intelijen turun. Habisi mafia farmasi yang hanya mengambil keuntungan di saat-saat berjuang di antara hidup dan mati. Saatnya, Presiden dan jajaran TNI mengambil kendali situasi perang mengusir penjajah. Semoga hari Kemerdekaan 17 Agustus bisa bersama kita peringati sebagai hari merdeka dari Covid-19. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.