Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wartawan Senior
Sebelumnya
Supaya data yang diperoleh lebih akurat, petugas dinas kesehatan mesti proaktif meminta data langsung ke rumah sakit rujukan Covid dan dinas pemakaman.
Akurasi dan kecepatan pengiriman data dari daerah ke pusat, akan jadi penentu keberhasilan upaya menekan angka kematian akibat Covid.
Baca juga : Jangan Persulit Proses Vaksinasi
Hanya dengan data yang akurat, penanganan Covid bisa dilakukan tepat sasaran, terutama dalam hal penyediaan ruang ICU, oxigen dan obat-obatan bagi pasien Covid bergejala berat.
Kita juga berharap, vaksinasi di zona merah dipercepat. Vaksinasi diutamakan untuk para lansia dan orang-orang yang punya komorbid atau penyakit penyerta.
Baca juga : Awas Pungli Bansos Tunai
Kita berharap, ke depan para gubernur, bupati dan walikota rajin memonitor proses pendataan kasus positif Covid dan kematian akibat Covid.
Sekali lagi, kalau data yang masuk dari daerah akurat, keputusan yang diambil pemerintah pusat tak akan meleset.
Baca juga : Bisnis Rakyat Kurang Oxigen
Sebaliknya, kalau datanya tak akurat atau direkayasa, keputusan yang diambil pemerintah pusat bisa salah.
Kalau keputusan yang diambil salah, pandemi Covid akan selesai lebih lama lagi. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.