Dark/Light Mode
- Marc Klok Cs Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Manila Digger
- Lautaro Martinez Tak Dijual, Barcelona Gigit Jari
- Guru Besar UGM: Penanganan Karhutla Jangan Hanya Hebat Saat Api Sudah Menyala
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Korupsi bantuan sosial bukan kabar burung, bukan pula hoaks, tapi fakta nyata yang menyakitkan. Niat baik Pemerintah yang menyiapkan anggaran triliunan untuk membantu masyarakat menengah ke bawah yang terdampak Covid-19 dicederai. Ini tentu kabar buruk, pengkhianatan sekaligus kejahatan kemanusiaan.
Baca juga : Korupsi Dana Covid?
Apa pun bentuk bantuan sosialnya, ternyata rentan dirampok elite berdasi. Mengapa, faktanya berbicara: selalu saja ada yang mencuri kesempatan di tengah kesempitan. Selalu saja ada orang bejat moral dan tidak punya sense of crisis. Oknum pejabat tinggi pengkhutbah moral kekuasaan ternyata bajingan.
Presiden dan jajaran terkait harus benar-benar menyiapkan sistem yang transparan, akuntabel, dan aksesabel. Sekarang sudah banyak pakar IT yang mampu mengamankan anggaran dan men-deliver program. Aman dari kebocoran.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.