Dark/Light Mode

Penjara Kita

Jumat, 10 September 2021 07:59 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Kebakaran di Lapas yang memakan korban nyawa sungguh tragedi kemanusiaan. Siapapun mereka mesti diurus dengan baik. Banyak hal memilukan dan memalukan di balik jeruji penjara di negeri ini.

Ini sesungguhnya sudah jadi rahasia umum: lapas-lapas penjara di negeri ini bukan menjadi wahana edukasi dan menciptakan efek jera, melainkan telah menjadi sumber kejahatan baru.

Berita Terkait : Korupsi Dana Covid?

Lapas penjara seolah menjadi sekolah untuk meningkatkan level kejahatan para nara pidana kita.

Sudah menjadi pengetahuan umum para narapidana yang berduit bisa membeli kamar yang mewah di dalam penjara. Mereka bisa dengan bebas menikmati fasilitas seperti layaknya hotel berbintang artinya mereka tidak benar-benar menderita.

Berita Terkait : Fenomena ABW

Tapi sebaliknya relatif menikmati kehidupan penjara. Setiap kamar ada tarifnya. Semakin mahal tarif kamar, semakin lengkap fasilitas yang diperoleh para narapidana ini.

Mereka yang tinggal di kamar fasilitas terlengkap masih bisa terkoneksi dengan dunia luar. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang masih mengendalikan bisnisnya di balik jeruji penjara.

Berita Terkait : Terorisme Di Papua

Mereka masih bisa melakukan pertemuan-pertemuan virtual dengan klien-klien bisnis mereka, dengan staf staf mereka untuk menjalankan roda usahanya.

Penjara dengan demikian seperti tempat rehat sementara saja. dengan tambahan bayaran, para narapidana berkelas ini bisa memperoleh izin keluar penjara di malam hari.
 Selanjutnya