Dark/Light Mode

OnePride MMA

Ronal Siahaan Hajar Adi Rominto Di Laga No Mercy Fight

Minggu, 5 Desember 2021 07:15 WIB
Duel OnePride MMA Adi Rominto melawan Ronal Siahaan. (Foto : Ist)
Duel OnePride MMA Adi Rominto melawan Ronal Siahaan. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fight Night 54 OnePride MMA No Mercy Fight sukses digelar malam tadi (04/12). Empat partai perbaikan peringkat berlangsung dengan menerapkan standard protokol kesehatan yang ketat.

Laga utama OnePride MMA FN 54 adalah partai perbaikan peringkat kelas flyweight antara sang mantan juara nasional OnePride MMA Adi Rominto melawan Ronal Siahaan.

Ronde pertama dimulai kedua petarung tidak langsung menyerang, mereka masih saling mengukur dan sangat berhati-hati. Dua menit berlalu keduanya mulai melepaskan serangan dengan hati-hati sampai ronde pertama berakhir.

Ronde kedua, petarung mulai lebih berani melepaskan jual beli pukulan dan tendangan. Ronal melakukan clinch dan melepaskan knee ke arah perut Adi Rominto, namun Adi berhasil lepas. Adi mencoba melakukan take down namun gagal, ia kemudian berhasil melakukan take down kedua.

Baca juga : Irina Shayk Romantis Lagi Dengan Cooper

Tapi Ronal berhasil bangun dan keduanya bermain atas. Adi kembali melakukan bantingan namun ronde kedua berakhir.

“Saya curi-curi poin ketika Adi menahan saya, karena saat itu saya kesulitan untuk bawa ke atas. Menurut saya Adi itu keras, apalagi mantan champion kan.” Kata Ronal Siahaan.

Pada co-main event OnePride MMA, laga perbaikan peringkat di kelas atomweight, Ucu Rohendi menghadapi pertarungan kontra Sutikno.

Sutikno berhasil mengalahkan Ucu pada ronde 2, menit 1, detik 56. Sutikno menunjukkan kemampuan bertarungnya yang jauh meningkat pada pertarungan malam tadi terutama pada kemampuan graplingnya.

Baca juga : Pasar Modal Indonesia Gelar Vaksinasi Di Manggarai Barat

Selanjutnya pada partai perbaikan peringkat kelas flyweight Taufik Akbar Polontalo bertarung menghadapi Budi Setiawan.

Laga merupakan pembuktian siapa yang tak tarkalahkan, karena keduanya memiliki rekor belum terkalahkan. Ronde pertama dimulai, Budi lebih dahulu memulai serangan. Pertarungan berubah menjadi permainan bawah.

Budi terlihat lebih mendominasi, ia melakukan guillotine choke ke leher Taufik. Ternyata kuncian ini membuat Taufik menyerah dari Budi di ronde 1, 1 menit, 6 detik. Budi sukses mempertahankan rekor belum terkalahkan dan memenangi pertarungan melalui teknik submission gouletine choke.

Terakhir ada pertarungan perbaikan peringkat dari kelas featherweight Yudi Cahyadi yang baru memulai debutnya di OnePride MMA melawan Dedi Kurniawan.

Baca juga : Piala Sudirman, Ginting Cs Jalani Latihan Perdana

Pertarungan dimulai, Yudi langsung melepaskan striking, sementara Dedi langsung melakukan take down. Namun Yudi berhasil lepas dengan melakukan gerakan tomoe nage dan justru mendominasi pertarungan.

Yudi kemudian melepaskan serangan ground and pound bertubi-tubi ke arah Dedi yang hanya bisa bertahan. Sampai akhirnya wasit memberhentikan pertarungan di ronde pertama, menit 1, 49 detik. Yudi sukses memenangkan debutnya secara TKO dengan teknik ground and pound. [WUR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.