Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bergerak Optimal, Menpora Apresiasi Kerja Okto Dan Tim Gugus Tugas
Senin, 17 Januari 2022 20:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberikan apresiasi terhadap kerja cepat Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
Task force yang dipimpin ex-officio Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dinilai bergerak optimal sehingga bendera Merah Putih bisa dapat segera berkibar lagi.
Hal ini diungkapkan Menpora Zainudin usai memimpin rapat bersama Gugus Tugas di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (17/1).
Baca juga : Menpora Apresisasi Wartawan Ikut Sosialisasi DBON
Pertemuan dihadiri Okto, sapaan karib Raja Sapta, Wakil Sekretaris NOC Indonesia Wijaya Noeradi, Wakil Ketua LADI Rheza Maulana beserta sekjen Dessy Rosmelita.
“Ini tidak lepas dari kerja keras Okto sebagai ketua Tim dan teman-teman. Saya dapat laporan dari Gugus Tugas, WADA puas dengan apa yang telah kita lakukan. Insya Allah, LADI segera mendapat status compliance (patuh). Semoga tidak ada arah melintang, awal Februari bisa selesai,” ujar Menpora.
Kemenpora membentuk Gugus Tugas untuk melakukan akselerasi atas sanksi WADA pada 18 Oktober. Pembentukan task force ini untuk menindaklanjuti sanksi WADA terhadap Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) yang berlaku selama satu tahun sejak 7 Oktober 2021.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi 49 Tahun Perjalanan PDIP Bangun Bangsa
Sejak ditunjuk sebagai ketua Gugus Tugas, Okto langsung membuka jalan komunikasi dengan bertemu Presiden WADA Witold Banka, sekjen Olivier Niggli, serta Direktur Kantor WADA Eropa dan Relasi Federasi Internasional Sebastien Gillot di Yunani, pertengahan Oktober.
Komunikasi mulai terjalin dua arah dan Okto kembali bertemu Niggli di Kantor WADA di Lausanne, Swiss, akhir November. Koordinasi dan komunikasi terus berlanjut ketika Okto bertemu dengan Direktur Regional Anti-Doping Asia Tenggara (SEARADO) Gobinathan Nair di Singapura pada akhir tahun.
“Ketua Gugus Tugas bekerja dengan speed cepat. Kita bergerak ke arah yang positif dan sekaligus kejadian ini menjadi pelajaran buat kita untuk menjadikan LADI semakin baik dan sesuai dengan acuan WADA, sehingga sanksi bisa diakselerasi kurang dari satu tahun,” ujar Menpora.
Baca juga : Dukung Sepak Bola Nasional, Garuda Indonesia Jalin Kerja Sama Dengan Liga Indonesia Baru
Okto mengatakan kerja keras dan koordinasi atas semua pihak baik Kemenpora dan LADI akhirnya dapat memberikan kabar gembira. Pekan lalu, ia menerima pesan singkat dari Niggli yang selanjutnya dipertegas dengan surat yang dikirimkan oleh Head of the Compliance Unite WADA Emiliano Simonelli.
“Surat tersebut berisi kabar baik adanya berita positif dan progresif dari kinerja tim yang terlibat agar LADI bisa mendapat status compliance terhadap WADA. Merah Putih bisa berkibar di awal Februari ini," ujar Okto.
Okto menambahkan, apa yang disampaikan WADA bukan berarti membuat kita santai karena ketika berbicara sanksi. "Kita membicarakan pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan yakni membuat LADI profesional dan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan,” pungkas Okto. [WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya